ANALISIS VALUE CHAIN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI PRODUK IKAN ASAP BANDARHARJO KOTA SEMARANG

Pramudi Arsiwi, Prajanto Wahyu Adi, Egia Rosi Subhiyakto

Sari


Sentra Ikan Asap Bandarharjo merupakan sekumpulan UMKM yang memproduksi ikan manyung asap di Kota Semarang. Sebagai produsen olahan hasil perikanan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan, ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pengusaha ikan asap di Bandarharjo tersebut, diantaranya: olahan ikan asap memiliki umur simpan yang pendek dan rantai penjualan yang terlalu panjang sehingga berdampak pada kecilnya pendapatan yang diperoleh oleh produsen ikan asap di Bandarharjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai (value chain) pada rantai (supply chain) penjualan produk ikan asap. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa alur rantai pasok ikan asap Bandarharjo Semarang dimulai dari penjual ikan segar yang berada di pasar Kobong Semarang –  UMKM ikan asap Bandarharjo – pengepul/tengkulak – Pasar tradisional dan modern – konsumen akhir ikan asap. Keterlibatan pengepul dalam rantai pasok produk ikan asap Bandarharjo Semarang tersebut menimbulkan spread harga dengan rata-rata nominal sebesar Rp 56.400,-. Untuk mengatasinya, dilakukan alternatif pemotongan rantai pasok, dengan tidak/meminimalkan keterlibatan pengepul dalam rantai pasok penjualan produk ikan asap. Hal itu dilakukan dengan disertai upaya penambahan nilai (value added), yaitu melalui pengemasan vacuum agar produk daging ikan asap lebih tahan lama dan lebih menarik, serta penggunaan digital marketing untuk meningkatkan tingkat penjualan produk ikan asap Bandarharjo tersebut.  


Kata Kunci: Value Chain, Rantai Pasok, UMKM, Digital Marketing, Ikan Asap


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


H. A. Sarwono, 2015, “Profil Bisnis Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM),” Bank Indones. dan LPPI, hal. 5–57.

Tri, D.D. dan Darwanto, 2013, “Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Ekonomi Kreatif di Kota Semarang,” Diponegoro J. Econ., vol. 2, no. 4, hal. 1–13.

Mwirigi, F. M. dan Theuri, F.S., 2012, “The challenge of value addition in the seafood value chain along the Kenyan north coast,” Int. J. Bus. Public Manag., vol. 2, no. 2, hal. 51–56.

Hordijk, A. dan Jonkers, I., 2012, “Strategic improvement options in fishery supply chains,” J. Integr. Theory Pract., vol. 7, no. 3, hal. 70–91.

Kotni, V.V.D. P., 2016, “Value Chain Management in Marine Fisheries: A Case Study of Andhra Pradesh,” Int. J. Manag. Value Supply Chain., vol. 7, no. 2, hal. 09-19,.

Takalamingan, M. Longdong, F.V., dan Jusuf, A., 2017, “Analisis efisiensi saluran distribusi dan risiko pelaku usaha pada rantai pasok ikan cakalang asap di kelurahan girian atas kota bitung provinsi sulawesi utara,” Akulturasi, vol. 5, no. 9, hal. 705–712.

Luhur, E.S. dan Yusuf, R., 2017, “Analisis Rantai Nilai Ikan Cakalang Di Kota Ambon , Maluku”, Jurnal Sosek KP Vol 12 no. 1, hal: 93-105.

Jakaria, R. B. dan Rini, C. S., 2017, “Analisis Supply Chain Manajemen Guna Optimalisasi Distribusi Ikan Bandeng,”, Seminar Nasional Inovasi Teknologi UN PGRI Kediri, hal. 429–434.

Rosales, R. M. et al., 2017, “Value chain analysis and small-scale fisheries management,” Journal of Marine Policy, vol. 83, hal. 11–21.

Purcell, S. W., Crona, B. I., Lalavanua, W., dan Eriksson, H., 2017, “Distribution of economic returns in small-scale fisheries for international markets: A value-chain analysis,” Journal of Marine Policy, vol. 86, hal. 9–16.


Article Metrics

Sari view : 127 times
PDF - 256 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.