ANALISIS PENGUKURAN KINERJA MENGGUNAKAN STRATEGIC MANAGEMENT ANALYSIS AND REPORTING TECHNIQUE (SMART) SYSTEM

Cyrilla Indri Parwati, Imam Sodikin, Rifkhi Fauzi

Sari


Perkembangan bisnis di era globalisasi ini menimbulkan persaingan yang semakin ketat pada semua perusahaan sehingga dituntut untuk mengembangkan suatu strategi. Salah satunya dengan cara pengukuran kinerja perusahaan, karena pengukuran kinerja menjadi hal yang penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap performance perusahaan dan perencanaan tujuan di masa mendatang. Selain digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan, pengukuran kinerja juga dapat digunakan sebagai dasar sistem imbalan dalam perusahaan dan sebagai tolak ukur perusahaan dalam mencapai tujuannya. Salah satu cara yang dapat digunakan dalam melakukan pengukuran kinerja yaitu dengan metode SMART system. Metode ini dianggap sebagai suatu pengukuran kinerja yang tepat karena pengukuran kinerja dilihat dari aspek keuangan dan non keuangan yang didasarkan pada sembilan perspektif dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 18 strategi objektif dan 18 key performance indicator (KPI). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kinerja perusahaan cukup baik, terutama pada level unit bisnis, dan level unit operasi bisnis. Maka dari itu terdapat kemungkinan di periode mendatang level unit bisnis akan terjadi peningkatan kinerja. Sebagai prioritas pertama, perbaikan dan peningkatan strategi objektif dilakukan pada level unit bisnis, pada level ini yang menjadi prioritas utama adalah jumlah barang terjual. Prioritas kedua adalah rasio kas, dan peningkatan strategi objektif dilakukan pada level Unit Operasi Bisnis, pada level ini yang menjadi prioritas utama adalah tingkat produktivitas karyawan. Prioritas ketiga adalah perbaikan dan peningkatan strategi objektif dilakukan pada level Departemen dan Pusat Kerja, pada level ini yang menjadi prioritas utama adalah jumlah karyawan baru.

 

Kata Kunci: Pengukuran Kinerja, SMART system, Analytical Network Process (ANP), OMAX


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Edison, A. A., 2016, Perancangan pengukuran kinerja dengan metode Balance Scorecard dan penentuan prioritas Analytical Network Process, Universitas Airlangga, Surabaya.

Papilo, P., 2012, Intregasi Metode IPMS dan SMART System Dalam Pengukuran Kinerja Perguruan Tinggi, UIN Sultan Syarif Kasim, Riau.

Saaty, T., L., 1996, Decision making with depndence and feedback : The Analytic Network Process, RWS Publication, USA.

Saaty, T. L., 1999, Fundamentals of the analytic network process, Pittsburgh : ISAHP, Kobe, Japan.

Salomon, L. L., dkk., 2017, Pengukuran kinerja perusahaan berbasis model SMART system, studi kasus:Perusahaan Manufaktur Gaharu, Jurnal Teknik dan Ilmu komputer, Vol. 06, No. 23.

Sodikin, I., Wisnubroto, P., & Ayunin, M, N., 2017, Pengukuran Kinerja perusahaan dengan metode SMART System di PT Telkom Witel Magelang, jurnal ilmia/IEJST Vol 1 No 1, 2017.URL.http: /jurnal.ustjogja.ac.id/index.PHP /IEJST.No e-ISSN 2613-9812

Vanany, I. & Sugianto, A., 2007, Perancangan dan Pengukuran Kinerja Perusahaan Kecil dan Menengah dengan Metode SMART System, Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia. PPM UI, Jakarta.


Article Metrics

Sari view : 103 times
PDF - 133 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.