PERANCANGAN ALAT UJI CETAKAN SUVENIR SSS BERBASIS PROSES METAL FORMING DENGAN MEMBANDINGKAN METODE QFD DAN METODE FRONT-END PROCESS

Patrisius Edi Prasetyo

Sari


Tren pariwisata meningkat dan berdampak pada industri suvenir. Penelitian menunjukan pengeluaran wisatawan lebih besar untuk suvenir daripada menikmati obyek wisata sehingga industri suvenir berpotensi dikembangkan. Laboratorium Proses Produksi (PP) lembaga pendidikan X sebagai inkubator bisnis industri suvenir jenis symbolic shorthand suvenir (SSS) berbahan logam (medali, patung, koin, gantungan kunci dan ukiran relief). Dukungan untuk industri suvenir diwujudkan pada pengembangan cetakan produksi SSS yang telah diteliti dan dikembangkan pada proses spin casting, die casting hingga embossing. Pengembangan selanjutnya dilakukan pada proses metal forming memadukan proses blanking dan coining dalam satu proses. Pengembangan memerlukan alat uji cetakan suvenir SSS berbasis metal forming berdiameter produk 20-60 milimeter. Alat uji belum tersedia sehingga penelitian ini akan merancang alat tersebut guna memenuhi kebutuhan pengembangan. Perancangan dilakukan dengan metode QFD dan Front-end process hingga tahap konsep 3D detail dengan spesifikasi teknis alat uji. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsep desain dan spesifikasi teknis yang lebih baik dari kedua metode. Hasil penelitian ini menunjukan metode Front-end process menghasilkan konsep desain dan spesifikasi lebih baik berdasarkan hasil validasi pengujian konsep karena menawarkan kombinasi solusi masalah dengan sumber yang lebih luas dan pertimbangan lebih matang melalui proses penyaringan dan penilaian konsep dalam menentukan spesifikasi terbaik produk rancangan.


Kata kunci: SSS, Proses Blanking, Proses Coining, QFD, Front-end process.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anggoro, W., 2015, PengembanganVariasi Desain Berbasis Artistic Computer Aided Manufacturing (ArtCam) dan Rapid Prototyping (RP) untuk Meningkatkan Daya Saing Souvenir, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

Basir, A., 2008, Analisis Hasil Pembuatan Koin Alumunium dengan Proses Blanking Menggunakan Beban Impak Benda Jatuh Bebas, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatra Utara, Sumatra Utara.

Bouchereau, V., Rowlands, H., 2000, Methods and techniques to help quality function deployment (QFD), University of Wales College, South Wales.

Buck, M., Ruetz, D., Freitag, R., 2015, Tourist arrival in ASEAN, http://www.asean.org/storage/2015/11/tourism/Table_28.pdf, diakses tanggal 07 November 2016.

Cohen L., 1995, Quality Function Deployment: How To Make QFD for You, Addison-Wesley Publishing Company, Canada

Eppinger, S.D., Pimmler, T.U., 1994, Integration Analysis of Product Decompositions, Massachusetts Institute of Technology Cambridge, Massachusetts.

Guo, K., 2009, Development of Design Tools for Coining Process Using FEM, Department of Mechanical and Aerospace Engineering, Ottawa-Carleton Institute of Mechanical and Aerospace Engineering, Carleton University, Ottawa, Canada

Irawati, D.Y., Singgih, M.L., dan Syairrudin, B., 2014, Integrasi QFD dan Conjoint Analysis untuk Mengetahui Preferensi Konsumen dengan Memperhitungkan Willingnes to Pay, Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXI, Magister Manajemen Teknologi ITS, Surabaya.

Ithisoponakul, s., Wongsamarnmanee, T. dan Premanond, V., 2014, Improvement of an industrial tool life for minting the circulating coins, Faculty of Engineering, Rajamangala, University of Technology Thanyaburi, Bangkok, Thailand.

Kwak, T, S., Kim, Y, K., dan Bae, W, B., 2003, The effect of V-ring indenter on the sheared surface in the fine-blanking process of pawl, Journal of Materials Processing Technology, Pusan National University, Busan, South Korea.

Lanzagorta, A.N.O., 2012, Design f a Humanoid Neck Movements and Eye-Expression Mechanisms, University of Skövde, Swedia.

Lindmark, O., Nilsson, A., 2014, A method for Turning Needs to Ideas and Requirements for Innovative Products, Industrial Design Engineering Lulea University, Swedia.

Mastrisiswadi, H., 2015, Identifikasi Kebutuhan Pelanggan Terhadap Robot Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke, Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Mori, H., Shibata, Y. dan Araki, Shyunji., 2014, Surface improvement of coining dies with DLC films, 11th International Conference on Technology of Plasticity, Nagoya, Japan.

Nalbant, M., Tekiner, Zafer., dan Gurun, H., 2005, An experimental study for the effect of different clearances on burr, smooth-sheared and blanking force on aluminium sheet metal, Journal of Materials and Design, Gazi University, Ankara, Turkey.

Soekadijo, R.G., 2000, Anatomi Pariwisata: Memahami Pariwisata sebagai “Systemic Linkage”, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Subramonian, S., Altan, T. Dan Campbell, C., 2013, Optimum selection of variable punch-die clearance to improve tool life in blanking non-symmetric shapes, International Journal of Machine Tools & Manufacture, Ohio State University, Columbus, United State of America.

Thipprakmas, S., 2008, Finite element analysis of V-ring indenter mechanism in fine-blanking process, Journal of Materials and Design, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thailand.

Ulrich, K., T., and Eppinger, S., D., 2008, Product Design and Development, McGraw-Hill, USA

Zhong, W., Liu, Y., dan Li, S., 2012, Research on the mechanism of flashline defeci in coining, Huazhong University of Science and Technology, Wuhan, China.


Article Metrics

Sari view : 59 times
PDF - 42 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.