ANALISIS PERMASALAHAN ERGONOMI DI WORKSHOP CV. PRAWA KARSA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ERGONOMIC CHECKPOINT

Paula Heline Nisansha, Lina Dianati Fathimahhayati, Muriani Emelda Isharyani

Sari


Faktor kemampuan dan keterbatasan manusia menjadi aspek yang kurang diperhatikan untuk mencapai target produksi perusahaan, menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Salah satu permasalahan ergonomi CV Prawa Karsa yaitu adanya keluhan dari para pekerja yang bekerja duduk seperti nyeri punggung dan ketegangan otot selama bekerja. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, diterapkan ilmu ergonomi yang mengatur keserasian manusia dan pekerjaannya, dengan meningkatkan efisiensi kerja dan hilangnya resiko akibat metode kerja yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil evaluasi permasalahan ergonomi dengan metode Ergonomics Checkpoints oleh International Labour Office (ILO) di workshop, CV Prawa Karsa dan memberikan saran perbaikan untuk menyelesaikan permasalahan ergonomi yang ditemukan pada metode Ergonomics Checkpoints, dilanjutkan dengan metode Kipling untuk mengetahui akar permasalahan ergonomi. Hasil pengamatan di area Workshop didapatkan 119 poin sesuai dan 13 poin tidak sesuai dengan kriteria dalam ergonomic checkpoint. Dari 13 poin tidak sesuai, terdapat 5 poin prioritas yang membutuhkan perbaikan segera. Lima poin tersebut adalah checkpoint 14 pada aspek Material Storage and Handling, checkpoint 28 dan 29 pada aspek Handtools, serta Checkpoint 59 dan 60 pada aspek Workstation Design.

            

Kata Kunci: ergonomi, ergonomi checkpoint, metode kipling, bengkel


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Australian Standard, 1990, Australian Standard AS 1885.1-1990: Workplace Injury and Disease Recording Standard.

Daryanto, 2003, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel, Rhineka Cipta, Jakarta.

Hasibuan, M.S.P., 2005, Manajemen Sumber Daya Manusia, Bumi Aksara, Jakarta.

ILO, 2010, Ergonomic Checkpoints Practical and Easy to Implement Solutions for Improving Safety, Health, and Working Conditions, Geneva, International Labour Office.

Kuswana, W., 2014, Ergonomi dan Kesehatan Keselamatan Kerja, Rosda, Bandung.

Kuswana, W., 2015, Mencegah Kecelakaan Kerja, Rosda, Bandung.

Murdiyono, 2016, Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko di Bengkel Pengelasan SMK, Jurnal Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, vol. 4, no. 1, hh. 47-54, Yogyakarta.

Nurmianto, E., 2005, Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya, Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 03/MEN/98 tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan.

Restiani, D., dan Suliantoro, H., 2013, Analisis Ergonomi dengan Ergonomi Checklist di Workshop ME RU IV Cilacap, Jurnal Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, vol. 3, no. 4, hh. 279-290, Semarang.

Rozan, A., Zaidi, M., & Yoshiki, M., 2006,. The presence of beneficial knowledge in web forum: Analysis by Kipling's framework, dalam Knowledge Management International Conference & Exhibition (KMICE 2006), vol. 2, no. 10 hh. 153-160, Kuala Lumpur, Malaysia.

Sucipto, C.D., 2014, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Gosyen Publishing, Yogyakarta

Sutalaksana, I.Z., dkk, 2006, Teknik Perancangan Sistem Kerja, ITB, Bandung.

Sukapto, P., dkk, 2016, Penerapan Participatory Ergonomics Dalam Perbaikan Sistem K3 Di Bagian Laminating Dan Cutting pada PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk, Jurnal Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik Parahyangan, vol. 4, no. 1, hh. 77-84, Bandung.

Wignjosoebroto, S., 2006, Ergonomi Studi Gerak dan Waktu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.


Article Metrics

Sari view : 64 times
PDF - 36 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.