Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Diskursus Multy Reprecentasy Pada Materi Bilangan Bulat

Autor(s): Rida balada Asmara, Sri Asnawati
DOI: 10.30738/indomath.v3i1.6100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Diskursus Multy Reprecentasy dan yang memperoleh pembelajaran konvesional pada materi bilangan bulat di kelas VII SMP Negeri 2 Ciniru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument pengumpulan data berupa tes kemampuan komunikasi matematis. Teknik analisis data terdiri dari teknik pengujian prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas, sedangkan teknik pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan kemampuan matematis pada materi bilangan bulat antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Diskursus Multy Reprecentasy dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvesional.

Full Text:

PDF

References

Danaryanti, A. Sari, D.P. (2014). “Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA”. Jurnal pendidikan matematika. 2, 1.

Fahradina, N. Ansari, I.B. dan Saiman. (2014). “Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Smp Dengan Menggunakan Model Investigasi Kelompok”. Jurnal Didaktik Matematika. 1, 1.

Hadiyanto. (2017). “ Kempuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika. 7, 1.

Junita, H. Rostika, D. dan Umar. (2015). “Pembelajaran Matematika Dengan Model Diskursus Multy Representation (DMR)”. Jurnal Antalogi.

Lestari, K.A. dan Yudhanegara, M.R. (2015). “Penelitian Pendidikan Matematika”. Bandung: PT Refika Aditama.

Nini, N. dan Bey, A. (2014). “Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tife Jigsaw Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematit Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Kendiri”. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika. 2, 2.

Purwasih, R. (2018). “Pembelajaran Diskursus Multy Reprecentasy Terhadap Peningkatan Komunikasi Dan Disposisi Matematis Mahasiswa”. Jurnal Riset Pendidikan Matematika. 5, 1.

Rahmatin, R. Khabibah, S. (2016). “pengembangan media permainan kartu UMATH (Uno Mathematics) dalam pembelajaran matematika pada materi pokok operasi bilangan bulat”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 1, 5.

Ranti, G.M. (2015). “Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Menggunakan Metode Writing To Learn Pada Siswa SMP.” Jurnal Pendidikan Matematika. 1, 2.

Rostika, D. dan Junita, H. (2017). “Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Model Diskursus Multy Representation (DMR)”. Jurnal Pendidikan Dasar. 9, 1.

Sinaga, A.J. (2018). “Pengaruh Metode Pembelajaran Diskursus Multy Reprecentasy (Dmr) Terhadap Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Perbandingan”. Jurnal Stindo Profesional. 4, 3.

Sinaga, A.L. (2010). “Efektivitas Metodevdiskursus Multy Reprecentacy (DMR) Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Siswa Kelas X SMA Swasta R.A Kartini Tebing Tinggi”. Jurnal Internasional.

Sugiyono. (2010). “Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D”. Bandung: Alfabeta.

Tristiyanti, T. dan Afriansyah, A.E. (2016). “Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Diskursus Multi Representasi Dan Reciprocal Learning”. Jurnal Silogisme Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya. 1, 2.

Umar, W. (2012). “Membangun Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika”. Infinity Journal. 1, 1.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.