Penyusunan perangkat pembelajaran biologi berbasis rural tourism Desa Wisata Pentingsari Cangkringan untuk meningkatkan (HOTS) dan menanamkan life skills

Sekar Jati Pamungkas

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat rural tourism yang layak digunakan untuk pembelajaran biologi dilihat dari aspek materi/ isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafisan. (2) mengetahui pengaruh penerapan produk perangkat rural tourism dalam meningkatkan high order thinking skills, (3) mengetahui kualitas penerapan produk perangkat rural tourism dalam menanamkan life skills. (4) mengetahui kelayakan dan kesesuaian Perangkat kegiatan rural tourism dengan prinsip-prinsip rural tourism dalam proses pembelajaran. Penelitian pengembangan perangkat rural tourism ini menggunakan model 4-D (define, design, develop, dan disseminate) yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perangkat rural tourism yang disusun layak digunakan untuk pembelajaran biologi dilihat dari aspek materi/ isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafisan oleh dosen ahli, praktisi, dan peer reviewer, (2) pengaruh penerapan perangkat rural tourism yang disusun mampu meningkatkan high order thinking skills yang ditunjukkan dari gain standar, uji coba terbatas yang diperoleh sebesar 0,72 (kategori tinggi) dan effect size 2,85 serta pada uji coba luas diperoleh gain standar sebesar 0,7 (kategori tinggi) dan effect size 3,94, (3) kualitas penerapan perangkat rural tourism yang disusun mampu menanamkan life skills, pada uji coba terbatas menunjukkan 76,04% dan pada uji coba luas 85%, hal ini berarti siswa memiliki kecakapan hidup (Life Skills) yang sangat baik, (4) perangkat rural tourism 100% dinyatakan layak dan sesuai dengan prinsip-prinsip rural tourism.

 

Abstract

This study was aimed to: (1) to produce a rural tourism package as an alternative of biology learning resources in terms of the material/content, language, presentation, and graphics components, (2) the effect of a rural tourism package to improve high order thinking skills of the concepts, (3) the quality of a rural tourism package to embed life skills of the concepts, and (4) the feasibility and suitability of the rural tourism package with the principles of rural tourism. The development of rural tourism package used the model of 4-D (define, design, develop, and disseminate) proposed by Thiagarajan. The results of this study indicate: (1) the rural tourism package is considered very good in terms of material/content, presentation, linguistics, and graphics components by faculty experts, practitioners, and peer-reviewers, (2) the application of rural tourism package is able to improve the high order thinking skills, which is shown from the standard gain on limited experiment obtained as much as 0.72 (high category) and size effect of 2.88, and extended experiment obtained 0,7 (high category) and size effect of 3.94, (3) application of rural tourism package is capable of embed life skills in limited testing as much as 76.04 % and the extended experiment of 85% of students with life skills is excellent, and (4) the rural tourism package is feasible and suitable with the principles of rural tourism.


Keywords


perangkat pembelajaran; Rural Tourism; HOTS; life skills; package

References


Anderson, L.W. & Krathwohl, D.R. (2010). Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan assesmen. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2007). Tes prestasi fungsi pengembangan pengukuran prestasi belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Burns, E. (2009). The use of science inquiry and its effect on critical thinking skills and dispositions in third grade students. Chicago: Loyola University Chicago.

Darau, A.P., Corneliu, M., Brad, M.L., et al. (2010). The concept of rural tourism and agritourism. Faculty of Engineering ;Vasile Goldis’ Western University of Arad, Vol. 5, Iss. 1, pp. 39-42.

Gadennavar, M. S. (2013). Reflective social approach for life skills, development. Global Online Electronic International Interdisciplinary Research Journal (GOEIIRJ) {Bi-Monthly} Volume - II, Special Issue - I On Reflective Education ISSN : 2278 – 5639.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: a six thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. The American Journal Physics Research 66, 64-74.

Hastuti, E. S., & Hidayati. (2018). Pengaruh penggunaan metode eksperimen (influence the use of experimental methods of the science. Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 5(1), 25–31.

Irshad, H. (2010). Rural tourism – an overview. Government of Alberta: Rural Development Division.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2009, tentang Kepariwisataan.

Syamsudduha, S. & Rapi, M. 2012. Penggunaan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam meningkatkan hasil belajar biologi. Lentera Pendidikan, Vol. 15 No.1 Juni 2012: 18-31.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel., M. I. (1974). Instructional development for training teacher of exceptional children, Bloomington Indiana: Indiana University




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/natural.v5i2.2947

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/NATURAL.

Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Stats