Peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa melalui pembelajaran Science Teacherpreneurship

Diah Nugraheni, Dyah Setyaningrum Winarni

Abstract


Pembelajaran IPA pada hakikatnya meliputi unsur sikap, proses, produk, dan aplikasi dalam pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa melalui pembelajaran science teacherpreneurship. Adapun jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian berjumlah 11 mahasiswa, yang dilakukan dalam 2 siklus. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi keterampilan proses, dan lembar tes hasil belajar mahasiswa. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui keterampilan proses mahasiswa, sedangkan lembar tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui nilai hasil belajar mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini meliputi data keterampilan proses dan nilai hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan proses mahasiswa mencapai 67,6%, dan rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai 70,5%. Pada pembelajaran siklus II menunjukkan bahwa keterampilan proses mahasiswa mengalami peningkatan menjadi 81%, dan rata-rata hasil belajar mahasiswa meningkat menjadi 84%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran science teacherpreneurship mampu meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa.

Keywords


keterampilan proses, hasil belajar, science teacherpreneurship

References


Afriyanto, R., & Pusporini, W. (2017). Meningkatkan kreativitas dan hasil belajar ipa siswa kelas VIII MTs. Yappi Jetis Saptosari Gunungkidul melalui penggunaan media alat peraga. Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 4(1), 34-41.

Agustina, P., Saputra, A., & Clara, A. Y. (2018). Hubungan keterampilan proses sains dengan hasil belajar mahasiswa calon guru biologi pada matakuliah praktikum anatomi hewan tahun akademik 2017/2018. In Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains), 66-73.

Astuti, R., Sunarno, W., & Sudarisman, S. (2012). Pembelajaran IPA dengan pendekatan keterampilan proses sains menggunakan metode eksperimen bebas termodifikasi dan eksperimen terbimbing ditinjau dari sikap ilmiah dan motivasi belajar siswa. Jurnal Inkuiri, 1(1), 51-59.

Hamdani. (2011). Strategi belajar mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.

Hermawati, N. W. M. (2012). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap penguasaan konsep biologi dan sikap ilmiah siswa SMA ditinjau dari minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 2(2), 1-30.

Kemendikbud. (2014). Buku guru ilmu pengetahuan alam untuk SMP kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kristianingsih, D. D., Sukiswo, & Khanafiah, S. (2010). Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran inkuiri dengan metode pictorial riddle pada pokok bahasan alat-alat optik di SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6(1), 10-13.

Lestari, S. N. A. P. A., Jayadinata, A. K., & Aeni, A. N. (2017) Meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi sifat-sifat cahaya melalui pembelajaran inkuiri. Jurnal Pena Ilmiah, 2(1), 621-630.

Lestari, M. Y., & Diana, N. (2018). Keterampilan proses sains (KPS) pada pelaksanaan praktikum Fisika Dasar I. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 1(1), 49-54.

Mulia, D. S., & Suwarno. (2016). PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan pembelajaran berbasis kearifan lokal dan penulisan artikel ilmiah di SD Negeri Kalisube, Banyumas. Khazanah Pendidikan: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2), 1-11.

Janatun, N., Winarni, D. S., & Widiyawati, Y. (2019). Pengembangan game edukasi “science adventure” untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 7(2), 91-100.

Nugraheni, D. (2018). Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis inquiry materi pengukuran untuk meningkatkan kreativitas siswa. Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 5(2), 98-103.

Nugraheni, D., & Winarni, D. S. (2019). Pengembangan bahan ajar science teacherpreneurship berbasis karakter bagi mahasiswa pendidikan IPA. In Prosiding SNSE (Seminar Nasional Sains dan Entrepreneurship), 188-193.

Oviana, W. (2013). Peningkatan keterampilan proses mahasiswa PGMI melalui penerapan pendekatan keterampilan proses pada pembelajaran IPA MI. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan, 1(2), 129-136.

Pratama, A. A., Sudirman, & Andriani, N. (2014). Studi keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika materi getaran dan gelombang di kelas VIII SMP Negeri 18 Palembang. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 1(2), 137-144.

Sumartini, T. S. (2016). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP Garut, 5(2), 148-158.

Rahayu, A. H., & Anggraeni, P. (2017). Analisis profil keterampilan proses sains siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Sumedang. Jurnal Pesona Dasar, 5(2), 22-33.

Trianto. (2015). Model pembelajaran terpadu (konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Verawati, N. N. S. P., & Prayogi, S. (2016). Reviu literatur tentang keterampilan proses sains. In Prosiding Seminar Nasional Pusat Kajian Pendidikan Sains dan Matematika, 334-336.

Winarni, D. S. (2017). Analisis kesulitan guru PAUD dalam membelajarkan IPA pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika, 5(1), 12-22.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/natural.v6i2.5371

Article Metrics

Abstract view : 191 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 48 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.