PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TIK UNTUK ADMINISTRASI DATA UMKM DESA WISATA & KERAJINAN GAMPLONG

Dian Prajarini, Sudjadi Tjipto Rahardjo

Abstract

ABSTRAK
Desa Wisata dan kerajinan Gamplong 1, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan desa wisata kerajinan tenun. Terdapat 18 pengrajin UMKM tenun di desa ini yang tergabung dalam paguyuban TEGAR. Usaha tenun rumahan di Gamplong 1 ini berkembang dengan melayani dan mendistribusikan produknya ke seluruh Indonesia. Usaha rumahan ini rentan mencampurkan dana pribadi dan dana usaha, disamping itu karena keterbatasan pegawai maka pencatatan data administrasi keuangan tidak dilakukan dengan tertib sehingga pengrajin tidak bisa melihat laba rugi usaha mereka. Pemanfaatan teknologi informasi yang akrab digunakan pengrajin diperlukan untuk memudahkan pencatatan data administrasi keuangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pengrajin tenun desa Gamplong 1 mampu menggunakan aplikasi pencatat keuangan SI APIK.Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini antara lain (1) survei dan wawancara, (2) penetapan masalah dan solusi, (3) pembuatan materi pendampingan, (4) pelaksanaan kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi SI APIK (5) evaluasi.Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan kemampuan masyarakat khususnya pengrajin kerajinan di Desa Wisata & Kerajinan Gamplong 1 dalam melakukan administrasi data pencatatan keuangan khususnya menggunakan SI APIK.
Kata kunci: umkm, teknologi informasi dan komunikasi, si apik, gamplong, administrasi keuangan

Full Text:

PDF

References

Dian, Bernadheta. 2016. UMKM DIY Tumbuh Hingga 10% Per Tahun. Yogyakarta: Harian Jogja. (15 Maret 2017).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.