Analisa Job Mix Design Dan Job Mix Formula Kuat Tekan Beton Dengan Pasir Besi Pada Kontruksi Beton Berat

Ari Putra Sidiq Pamungkas, Iskandar Yasin, Widarto Sutrisno

Sari


Beton merupakan material konstruksi yang paling sering di pakai dan diminati karena merupakan bahan dasar yang mudah dibentuk dibandingkan dengan konstruksi lainnya. Beton berat adalah salah satu jenis beton yang dipakai untuk suatu konstruksi berkebutuhan khusus.

Pembuatan carnpuran beton dilakukan melaui dua tahap, yaitu melalui JMD (Job Mix Design dan JMF ( Job Mix Formula). Tahap pertama JMD untuk menentukan layak atau tidaknya rencana campuran tersebut digunakan. Tahap kedua JMF proses pembuatan campuran dengan menggunakan hasil dari JMD. Penggunaan pasir besi sebagai bahan pengganti campuran agregat halus pada campuran beton sangat membantu ditinjau dari segi aspek bobot pasir besi. Pasir besi yang digunakan berasal dari Kulonprogo. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan percobaan menggunakan mix desain yang dimodifikasi menggunakan pasir besi dalam pembuatan betonnya. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari dengan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm.

Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan pemakaian pasir besi, beton akan memiliki beban yang lebih berat di banding dengan beton normal. Nilai kuat tekan beton berat yang paling tinggi mencapai nilai 29,1Mpa.

Beton merupakan material konstruksi yang paling sering di pakai dan diminati karena merupakan bahan dasar yang mudah dibentuk dibandingkan dengan konstruksi lainnya. Beton berat adalah salah satu jenis beton yang dipakai untuk suatu konstruksi berkebutuhan khusus.

Pembuatan carnpuran beton dilakukan melaui dua tahap, yaitu melalui JMD (Job Mix Design dan JMF ( Job Mix Formula). Tahap pertama JMD untuk menentukan layak atau tidaknya rencana campuran tersebut digunakan. Tahap kedua JMF proses pembuatan campuran dengan menggunakan hasil dari JMD. Penggunaan pasir besi sebagai bahan pengganti campuran agregat halus pada campuran beton sangat membantu ditinjau dari segi aspek bobot pasir besi. Pasir besi yang digunakan berasal dari Kulonprogo. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan percobaan menggunakan mix desain yang dimodifikasi menggunakan pasir besi dalam pembuatan betonnya. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari dengan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm.

Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan pemakaian pasir besi, beton akan memiliki beban yang lebih berat di banding dengan beton normal. Nilai kuat tekan beton berat yang paling tinggi mencapai nilai 29,1Mpa.


Kata Kunci


Beton, JMD, JMF, pasir besi, kuat tekan

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 18326 times
PDF - 493 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##