Analisis Kuat Lentur Balok Menggunakan Tulangan Kabel Streng

Nokus Frans, Iskandar Yasin, Agus Priyanto

Sari


Balok merupakan salah satu dari elemen struktur yang digunakan untuk memikul beban yang bekerja secara transversal dari panjangnya dan mentransfer beban tersebut ke kolom vertikal yang menumpunya. Elemen struktur horizontal ini diletakkan di atas dua elemen struktur vertikal yang merupakan konstruksi dasar yang sering digunakan. Untuk mengetahui karakteristik dari balok digunakanlah software SAP 2000 sebagai alat bantu menganalisis kekuatan model balok dan perilaku yang terjadi pada elemen struktur balok dan membandingkannya dengan hasil uji kuat lentur beton yang dilakukan dilaboratorium. 
Pemodelan balok uji lentur 80 cm x 15 cm x 15 cm dan dianalisis kuat lentur model tersebut. Benda uji balok memiliki 3 varian yaitu balok tanpa tulangan, balok menggunakan tulangan baja dan balok menggunakan tulangan kabel streng. Pemodelan balok uji lentur balok menggunakan plane element yang merupakan eiemen solid 2 dimensi. Balok uji dimodelkan menggunakan elemen segi empat. Dengan cara memperhalus elemen di sekitar titik tangkap gaya didaerah perletakan, daerah pembebanan dan di daerah retakan benda uji. Hasilnya dibandingkan dengan kuat lentur balok uji dari hasil pengujian di laboratorium dan memberikan solusi model yang paling mendekati dengan hasil pengujian di laborarorium. 
Balok beton bertulang kabel streng menggunakan dimensi ukuran 150 mm x 150 mm x 800 mm, mendapatkan hasil uji lentur balok reratanya adalah 3,06 Mpa dan besar momen kapasitas secara pengujian adalah 115,47% dari momen kapasitas secara teori.   Balok merupakan salah satu dari elemen struktur yang digunakan untuk memikul beban yang bekerja secara transversal dari panjangnya dan mentransfer beban tersebut ke kolom vertikal yang menumpunya. Elemen struktur horizontal ini diletakkan di atas dua elemen struktur vertikal yang merupakan konstruksi dasar yang sering digunakan. Untuk mengetahui karakteristik dari balok digunakanlah software SAP 2000 sebagai alat bantu menganalisis kekuatan model balok dan perilaku yang terjadi pada elemen struktur balok dan membandingkannya dengan hasil uji kuat lentur beton yang dilakukan dilaboratorium. 
Pemodelan balok uji lentur 80 cm x 15 cm x 15 cm dan dianalisis kuat lentur model tersebut. Benda uji balok memiliki 3 varian yaitu balok tanpa tulangan, balok menggunakan tulangan baja dan balok menggunakan tulangan kabel streng. Pemodelan balok uji lentur balok menggunakan plane element yang merupakan eiemen solid 2 dimensi. Balok uji dimodelkan menggunakan elemen segi empat. Dengan cara memperhalus elemen di sekitar titik tangkap gaya didaerah perletakan, daerah pembebanan dan di daerah retakan benda uji. Hasilnya dibandingkan dengan kuat lentur balok uji dari hasil pengujian di laboratorium dan memberikan solusi model yang paling mendekati dengan hasil pengujian di laborarorium. 
Balok beton bertulang kabel streng menggunakan dimensi ukuran 150 mm x 150 mm x 800 mm, mendapatkan hasil uji lentur balok reratanya adalah 3,06 Mpa dan besar momen kapasitas secara pengujian adalah 115,47% dari momen kapasitas secara teori.

Kata Kunci


Kuat lentur balok, SAP 2000, Kabel streng, Momen Kapasitas

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 55 times
PDF - 23 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##