Pengaruh BahanTambah Serbuk Kaca Pada Mortar

Widarto Sutrisno

Sari


Penelitian ini dilakukan untuk mencari alternative bahan tambah pada mortar yang akan diaplikasikan pada dinding bangunan sebagai elemen isolator non struktur yang lebih tahan air. Selama ini hujan sering menyebabkan dinding rumah menjadi lembab dan membuat warna cat memudar. Air hujan dengan mudah masuk ke permukaan dinding bangunan karena plesteran tidak tahan air dan tidak bekerja dengan baik setelah terjadi penguapan disertai efek sinar matahari yang terus menerus. Dalam penelitian ini, pemakaian serbuk kaca dijadikan pilihan sebagai tambahan adukan mortar. Mortar kaca kemudian dibakar sampai 700°C dimana bubuk kaca mulai bermetamorfosis dan terjadi proses sintering (ikatan partikel pada suhu tinggi atau proses untuk membentuk massa padat dengan pemanasan) yang diharapkan dapat menutup pori-pori mortar. Pada aplikasinya jika air hujan turun mengenai permukaan dinding secara langsung, diharapkan air tidak akan menyusup ke sisi dinding yang lain, sehingga dinding tidak akan menjadi berjamur dan lembab. Hasilnya dibandingkan dengan cat dasar Sika Top 144 sebagai produk yang telah beredar di pasaran. Hasilnya membuktikan bahwa dengan penambahan serbuk kaca ke dalam mortar kemudian dibakar sampai 700°C menunjukkan kinerja mortar yang lebih baik untuk menghindari infiltrasi air ke dalam mortar. Dengan penambahan serbuk kaca akan memberikan nilai ekonomis sekaligus lebih menguntungkan dibanding menggunakan Sika Top 144.


Kata Kunci


mortar, kaca, sintering, plesteran

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##