Analisis Eksperimental Kekuatan Pelat Beton Menggunakan Material Komposit Zinc

Dian Indrawati, Iskandar Yasin, Agus Priyanto

Sari


Pelat lantai merupakan salah satu komponen struktur konstruksi pada suatu bangunan, baik itu gedung perkantoran, gedung sekolah, rumah sakit, maupun rumah tinggal biasa. Umumnya, pelat lantai dibangun dengan konstruksi beton bertulang sebagai dasar utamanya. Pelat lantai adalah struktur yang pertama kali menerima beban, baik itu beban mati maupun beban hidup yang kemudian akan mendistribusikan beban tersebut pada struktur yang ada di bawahnya.

            Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan tahapan perencanaan 4 varian campuran benda uji, yaitu beton normal, beton dengan campuran serat kaleng25%, beton dengan campuran serat kaleng 50%, dan beton dengan campuran serat kaleng75%, dimana campuran kaleng disubstitusikan sebagai penambahan serat yang masing – masing varian campurannya yaitu 3 buah pelat beton dengan dimensi ukuran 8 x 25 x 50cm, dengan total keseluruhan 12 benda uji pelat beton dan 3 silinder BN.

Berdasarkan hasil pengujian, nilai kuat lentur beton pelat lantai dengan menggunakan campuran serat kaleng mendapatkan nilai rata – rata pada setiap campurannya adalah BN : 21,56MPa, BK-25% : 22,67MPa, BK-50% : 21,5MPa, dan BK-75% : 24,25MPa, pada umur beton 28 hari.


Kata Kunci


pelat beton, serat kaleng, dan kuat lentur

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 51 times
PDF - 57 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##