MANAJEMEN NILAI CINTA KASIH SEBAGAI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN GURU SEKOLAH DASAR

Yohanes Lamen

Sari


Setiap manusia tentunya memiliki sikap mencintai dan mengasihi baik itu mencintai dan mengasihi diri sendiri maupun mencintai dan mengasihi orang lain. Nilai cinta kasih ini semakin bermutu apabila bersifat eksteren artinya mencintai dan mengasihi sesama seperti mencintai dan mengasihi diri sendiri. Di sekolah dasar, guru haruslah memiliki nilai cinta kasih eksteren. Ia mencintai dan mengasihi para siswa seperti ia mencintai dan mengasihi pribadinya sendiri. Mutu dan totalitas pelayanan dari sang guru dilihat dari berapa dalamnya nilai cinta kasih yang ia miliki. Realitas membuktikan melalui metode penelitian kualitatif bahwa terkadang sifat mencintai dan mengasihi ini masih bersifat egosentris artinya masih berpusat pada diri sendiri, belum bersifat eksteren. Maka perlu sekali untuk manajemen nilai cinta kasih demi peningkatan mutu pelayanan guru sekolah dasar. Manajemen nilai cinta kasih ini berupa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, diadakan seminar dan pelatihan karakter cinta kasih bagi guru sekolah dasar demi meningkatkan mutu pelayanan kepada para siswa. Selanjutnya, kegiatan ini diorganisir dan dilaksanakan dengan baik kemudian dievaluasi. Manajemen nilai cinta kasih ini amat dibutuhkan demi meningkatkan mutu pelayanan guru sekolah dasar.

Kata kunci: cinta kasih, mutu, pelayanan

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.