MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF AJARAN KATOLIK

Yohanes Wata Radjan

Sari


Abstrak: Karakter yang baik dapat diterapkan dan dipoles pada anak sedini mungkin sehingga ketika mereka beranjak dewasa mereka sudah memiliki kepribadian yang dapat menjadi teladan. Anak usia dini (golden age) disini adalah mereka yang berusia 0-6 tahun dimana diusia ini mereka sangat cocok untuk dipoles dan dididik agar menjadi pribadi baik. Penelitian ini dilatari oleh kasus-kasus yang memperlihatkan penurunan moral yang terjadi belakangan ini, khususnya pada kalangan remaja. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat seperti apa manajemen pendidikan karakter pada anak usia dini yang dilihat dari perspektif ajaran katolik. Tidak dapat dipungkiri lagi jika didikan agama sangat berpengaruh besar dalam pendidikan karakter seseorang. Penelitian ini mengaplikasikn metode desktiptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru (suster) di TK STA Tresia Lamahora, Kabupaten Lembata NTT. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara dan observasi langsung terhadap guru (suster) dan orang tua anak. Dari hasil yang ditemukan, manajemen pendidikan karakter yang diterapakan sudah memenuhi standar dalam ajaran agama katolik. Hambatan yang dihadapi oleh guru (suster) adalah kurangnya kerjasama orang tua dalam membantu memantapkan pendidikan karakter anak.

Kata kunci: Manajemen Pendidikan, Pendidikan Karakter, Ajaran Katolik

 

Abstract: Good character can be applied and polished to children as early as possible so that when they grow up they already have personalities that can be role models. Early age children (golden age) here are those aged 0-6 years where at this age they are very suitable to be polished and educated to become good personalities. This research was based on cases that shown a recent moral decline, especially among adolescents. The purpose of this study was to described what character education management in early childhood is seen from the perspective of Catholic teaching. It cannot be denied if religious education is very influential in one's character education. This study applies a qualitative descriptive method with a phenomenological approach. The subjects used in this study were teachers at TK STA Tresia Lamahora, Lembata Regency, NTT. Data collection techniques used were through interviews and direct observation of the teacher and the child's parents. From the results found, the management of character education applied has met the standards in the teachings of Catholicism. The obstacle faced by the teacher (sister) is the lack of parental cooperation in helping to strengthen children's character education.

Keywords: Management Education, Character Education, Catholic Education


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.