Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Kemataraman Jenjang TK di Kabupaten Kulon Progo

nur khomsah

Sari


  Hasil Implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis budaya kemataraman utnuk pembentukan karakter siswa di TK Pembina Negeri Wates. Perencanaan program diawali dengan acara rapat koordinasi intern, pihak sekolah dan sekolah, komite dan pihak terkait. Pembentukan karakter siswa dapat dilakukan dengan cara kolaborasi di setiap muatan mata pelajaran, dalam kehidupan sehari-hari, pembiasaan prilaku siswa di sekolah. Pelaksanaan implementasi pembentukan karakter melalui budaya kemataraman siswa ada faktor pendukung dan mengalami hambatan. Keberhasilan implementasi pembentukan karakter melalui budaya kemataraman bila didukung oleh berbagai pihak terkait sebagai pemerhati pendidikan dan penanggung jawab pendidikan dan komite sekolah ataupun wali murid.  Hambatan yang dialami dapat tetap ada solusi yang terbaik berdasar cara, keadaan kondisi setempat Faktor pendukung dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu: (1) Kebijakan Pemerintah: tentang adanya penguatan pendidikan karakter.(2) Tenaga pendidik telah mengikuti pelatihan tentang penguatan pendidikan karakter berbasis budaya, (3) Dana BOP yang bisa dipergunakan untuk pengadaan alat peraga. Faktor Penghambat  minimnya bahan ajar tentang penguatan pendidikan karakter  berbasis budaya kemataraman, hal tersebut memacu baik dari pendidik untuk menyatukan persepsi bahan ajar budaya kemataraman.Sedangkan sarana prasarana yang belum lengkap perlu diadakan perencanaan penggadaan di tahun berikutnya. Untuk penyamaan persepsi dengan pihak wali murid yang kurang mendukung pembiasaaan penggunaan budaya kemataraman di rumah, perlu diadakan sosialisasi penguatan pendidikan karakter berbasis budaya kemataraman. Sehingga tujuan perubahan prilaku yang mencerminkan peserta didik berkarakter  budaya lokal.


Referensi


Andang. (2014). Manajemen & kepemimpinan kepala sekolah. Yogyakarta: ar- ruzz media.

Dewantara, K.H. (1977). Karya Ki Hajar Dewantara. bagian pertama: pendidikan, Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa

Direktorat PSMP. 2011. Panduan pelaksanaan pendidikan karakter di SMP. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Direktorat PSMP.

Husni Usman. (2013). Manajemen teori, praktik dan riset pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Koesoema, Doni A. (2010). Pendidikan karakter: strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: Grasindo

Murniyetti, dkk. (2016). Pola pelaksanaan pendidikan karakter terhadap siswa sekolah dasar. Jurnal pendidikan karakter, 6(2).

Oemar Hamalik. 2006. Manajemen pengembangan kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan, pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter Jenjang TK, Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulon Progo


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.