MEDIA PEMBELAJARAN RAMAH LINGKUNGAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR INKLUSIF DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Ayu Rahayu, Dinar Westri Andini

Sari


Era revolusi industri 4.0. selalu dikaitkan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Perkembangan teknologi ini harus memperhatikan aspek keseimbangan lingkungan. Teknologi yang tidak ramah lingkungan menjadi permasalahan yang serius bagi masyarakat. Selain terjadi di lingkungan masyarakat, permasalahan lingkungan juga terjadi di institusi pendidikan termasuk sekolah dasar khususnya tentang sampah plastik. Salah satu alternatif solusi permasalahan tersebut adalah melalui pengembangan media ramah lingkungan. Namun masih ditemui kesulitan guru dalam mencari ide pengembangan media ramah lingkungan disesuaikan dengan kurikulum sekolah dasar yang saat  ini berlaku, termasuk bagi sekolah dasar penyelenggara inklusif dalam mengakomodasi keberagaman siswa di kelas. Artikel ini akan membahas kajian tentang media ramah lingkungan yang dapat dikembangkan guru sekolah dasar guna memenuhi kebutuhan belajar siswa.

 

Kata kunci: media pembelajaran, ramah lingkungan, sekolah dasar inklusi, era revolusi industri 4.0.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Admin. 14 Februari 2017. Sekolah Inklusi, Tempat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus. Diunduh dari http://pklk.kemdikbud.go.id/mobile/artikel/detail/21/sekolah-inklusi-tempat-belajar-anak-berkebutuhan-khusus pada 27 Maret 2019 pukul 14:54

Ahmad Tarmiji. (2015) Menuju Green School: Penerapan Kurikulum Pembelajaran Berwawasan Lingkungan di Institusi Pendidikan

Ambaranie Nadia Kemala Movanita dan Sakina Rakhma Diah Setiawan . (2012). Revolusi Industri 4.0 Harus Perhatikan Juga Revolusi Energi" Diuduh dari https://ekonomi.kompas.com/read/2018/12/19/122112926/revolusi-industri-40-harus-perhatikan-juga-revolusi-energi pada 27 Maret 2019 pukul 16.18

Ayu Rahayu. (2014). Penerapan Konsep Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Pembelajaran Untuk Membentuk Peserta Didik Berkarakter Cerdas dan Berintegritas. Jurnal Edukasi UIN Walisongo Semarang Volume XI nomor 1 September 2015

Budiningsih, C. A. (1995). Strategi Menggunakan Media Pengajaran bagi Pendidikan Dasar. Cakrawala Pendidikan.

Dinar Westri Andini, dkk. (2018). Pengembangan Model Adaptasi Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran Bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi: Laporan Penelitian. Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Ki Hadjar Dewantara. (2011). Karya Ki Hadjar Dewantara Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Yayasan Persatuan Tamansiswa

Nani Aprilia. Evaluasi Pengelolaan Sarana Pendukung yang Ramah Lingkungan pada Program Adiwiyata di SMP Muhammadiyah Di Kota Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015, yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang, tema: “Peran Biologi dan Pendidikan Biologi dalam Menyiapkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global”, Malang, 21 Maret 2015, halaman 747. Diunduh dari research-report.umm.ac.id pada 26 Maret 2019 pkl 15:09

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009

Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Kompetensi Guru

Rona Fitria, Proses Pembelajaran dalam Setting Inklusi di Sekolah Dasar. E-Jupekhu volume 1 nomor 1 Januari 2012, diunduh dari http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu pada 26 Maret 2019 pkl 14:57

Siarni, S., Pasaribu, M., & Rede, A. (2015). Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 07 Salule Mamuju Utara. Jurnal Kreatif Tadulako, 3(2).

Sukamti, S., & Untari, E. (2018). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dari Barang Bekas. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 159-163.

Suraji, I. (2012). Urgensi Kompetensi Guru. Edukasia Islamika, 10(2).


Article Metrics

Sari view : 445 times
PDF - 234 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.