PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

Eko Purwanti, Arista Rismaningtyas

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi faktual bahan ajar tema berbagai pekerjaan, menganalisis model hipotetik bahan ajar tema berbagai pekerjaan berbasis kontekstual, dan menganalisis efektivitas produk final bahan ajar tema berbagai pekerjaan berbasis kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, dengan tahapan penelitian meliputi studi pendahuluan, pengembangan bahan ajar, dan uji coba produk. Penelitian ini dilakukan di sekolah dasar di Gugus Diponegoro Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang dengan subjek penelitian peserta didik kelas IV di tiga sekolah dasar: SDN Yosorejo, SDN Krengseng 2, dan SDN Sidorejo 1. Sumber data penelitian berasal dari pakar ahli, pendidik, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi faktual pembelajaran tematik di sekolah dasar belum berjalan sebagaimana mestinya. Hasil validasi produk oleh pakar mendapat nilai rata-rata 3,34 dengan persentase 83,58% berkategori layak. Hal ini menunjukkan bahwa produk bahan ajar dalam penelitian ini layak untuk diuji cobakan lebih lanjut. Efektivitas produk final  menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil berlajar setelah menggunakan bahan ajar dengan hasil tes N-Gain pada uji coba skala terbatas 0,55 dengan kategori sedang dan 0,50 pada hasil penggunaan bahan ajar juga dikategorikan sedang.

 

Kata Kunci: Bahan ajar, Kontekstual, Tematik.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustin, I. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar (Studi pada Siswa Kelas IV SDN Sokosari 1 Tuban). Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara (JPDN), 2(2), 186–197.

Baskoro, F., Saputro, S., & Hastuti, B. (2013). Upaya Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar dengan Model Pembelajaran NHT (Numbered Head Together) dilengkapi LKS pada Materi Termokimia Siswa Kelas XI IPA-3 SMA Negeri 6 Surakarta. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 2(2), 85–91.

Heni, D. N., Binadja, A., & Sulistyorini, S. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tematik Bervisi Sets Berkarakter Peduli Lingkungan. Journal of Primary Education (JPE), 4(1), 30–35.

Indriawati, A., Susilowati, S. M. E., & Supardi, K. I. (2016). Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Bahan Ajar Berorientasi Sumberdaya Perairan Terhadap Karakter Peduli Lingkungan dan Hasil Belajar IPA. Journal of Primary Education, 5(2), 88–96.

Kusumawati, L., Suratno, & Narulita, E. (2018). The Development of Learning Materials Students’ Book Based on Contextual that Integrated with Technopreneurship in Biotechnology Subject at XII Grade Senior High School. Pancaran Pendidikan, 7(3), 21–26.

Lepiyanto, A., & Pratiwi, D. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual pada Matakuliah Biologi Umum. BIOEDUKASI Jurnal Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Metro, 6(1), 22–29.

Ningtyas, R., Yunianta, T. N. H., & Wahyudi. (2014). Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas III. Scholaria, 4(3), 42–53.

Nurdin, B., Jurubahasa, S., & Ratelit, T. (2013). Pemanfaatan Sumber Belajar Berbasis Contextual Teaching and Learning dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Fisika Umum I. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9, 18–27.

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Putri, N. A., & Pranoto, Y. K. S. (2017). The Implementation of Storytelling Method for History Education to Develop Nationalism Attitudes of Early Childhood in Handayani Brebes Kindergarten. Early Childhood Education Papers (Belia), 6(2), 68–73.

Rahayu, W. P. (2012). Sikap Kewirausahaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(1), 98–104.

Sari, H. V., & Suswanto, H. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web untuk Mengukur Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Komputer Jaringan Dasar Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(7), 1008–1016.

Septinaningrum. (2017). Pengaruh Bahan Ajar Buku Tematik Berbantuan Video Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara (JPDN), 2(2), 224–234.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Syaifudin, A., Rokhman, F., & Zulaeha, I. (2017). Pengembangan Strategi Pembelajaran Tematik Integratif pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Jenjang Pendidikan Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter (JIPK), 2(2), 1–6.

Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan.

Walid, M., & Hanifah, N. H. (2017). Pengembangan Buku Ajar Tematik Kelas IV Berbasis Integrasi Islam pada Subtema Pemanfaatan Energi di Sekolah Dasar. Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education (JMIE), 1(2), 259–274.

Yanti, E., Haryani, S., & Supardi, K. I. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Koloid Bermuatan Karakter Berbasis Discovery-Inquiry untuk Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi Siswa SMA. Journal of Innovative Science Education, 4(1), 1–9.


Article Metrics

Sari view : 28 times
PDF - 22 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.