PENANAMAN SIKAP TOLERANSI BAGI SISWA KELAS XII IPA DI SMA NEGERI 1 PRAMBANAN KLATEN

yuli rusmiyanti

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang strategi penanaman sikap toleransi bagi siswa kelas XII jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) di SMA Negeri 1 Prambanan Klaten, masalah yang dihadapi dalam proses penanaman sikap toleransi dan cara untuk mengatasi masalah tersebut. Subyek penelitian terdiri dari siswa kelas XI jurusan IPA, guru Agama, guru PPKn dan Kepala Sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan metode wawancara dan pemberian angket untuk mengukur sikap toleransi siswa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penanaman sikap toleransi siswa jurusan IPA dapat dilakukan baik di dalam kelas (selama proses pembelajaran) maupun di luar kelas (lingkungan sekolah), baik oleh guru yang menjadi subjek penelitian maupun guru mata pelajaran lain yang mengampu jurusan IPA kelas XI. Masalah yang kami hadapi antara lain jumlah siswa yang cukup banyak dan belum semua guru memiliki kesadaran yang sama akan pentingnya penanaman sikap toleransi bagi siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut diantaranya memberikan pelatihan di sekolah tentang penguatan pendidikan karakter bagi siswa terutama tentang penanaman sikap toleransi. Disarankan agar kepala sekolah lebih mengedepankan kepemimpinan moral dan sosial untuk menciptakan suasana sekolah yang lebih kondusif bagi berkembangnya sikap toleransi terhadap semua warga sekolah khususnya bagi para siswa.
Kata Kunci: penanaman, sikap toleransi, kultur sekolah

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

AR, Muchson, dan Samsuri. (2013). Dasar-dasar Pendidikan Moral. Yogyakarta: Penerbit Ombak

Cartasev, Serghei. (2006). One World: Teaching Tolerance and Participation. New York: Idebate Press

Cholisin. (2004). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: FIS UNY

Darmansyah. (2010). Strategi Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor. Jakarta: Bumi Aksara

Faisal, Sanafiah. (1998). Penelitian Sederhana : Mudah, Cepat dan Murah. Malang: Yayasan Asih Asah Asuh

Gafur, Abdul. (2012). Desain Pembelajaran. Yogyakarta: Penerbit Ombak

Halstead, J.Mark dan Pike, Mark A. (2006). Citizenship and Moral Education, Values In Action. New York: Routledge

Kemenag RI. (2016). Toleransi Beragama di Daerah Rawan Konflik. Jakarta Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Kehidupan Keagamaan.

Mahfud, Choirul. (2016). Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mariyani. (2018). Peran PKn dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural untuk Membentuk Warga Negara Muda Yang Toleran. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya

Moelong, J Lexy. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya

Mujani, Saiful. (2007). Muslim demokrat: Islam, budaya demokrasi, dan partisipasi politik di Indonesia pasca Orde Baru. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Muliawan, Jasa Ungguh. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan dengan Studi Kasus. Yogyakarta: Gava Media

Murdiono, Mukhammad. (2012). Strategi Pembelajaran Kewarganegaraan. Yogyakarta :Penerbit Ombak

Poerwadarminta W.J.S. (1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia. PN Balai. Pustaka: Jakarta

Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Jakarta: PT Grasindo

Rukiyati dkk. Pendidikan Pancasila. (2013). Yogyakarta: UNY Press

Sandoval, Andre. Isac, Maria Magdalena Hernandez, dan Miranda, Daniel. (2018). Teaching Tolerance in a Globalized World. Switzerland : Springer Open

Sardiman, A.M. (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada

Siswoyo, Dwi dkk. (2007). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press; TIM Dosen PPB FIP UNY.

Soryani, S. (2015). Penanaman Sikap Toleransi di Kelas V SD Negeri Siyono III Kecamatan Playen Gunungkidul. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung.

Suparno, Paul. (2004). Guru Demokratis di Era Reformasi Pendidikan.

Tengel, Barbara S dan Tom, R Alan. (2006). Moral Matters Five Way To Develop The Moral Life of Schools. New York: Teacher College Press

Tilaar, H.A.R. (2000). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta : Rineka Cipta.

Umah, Khoirul M. (2015). Metode Penananaman Sikap Toleransi Beragama Siswa SMP Negeri 3 Panggang Gunungkidul Yogyakarta. Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Umi Chotimah Dkk. (2018). Pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan multikultural. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 15 No. 1 Tahun 2018 | 19 – 25

Wibowo, Arif Prasetyo dan Wahono, Margi. (2017). Pendidikan Kewarganegaraan: usaha konkret untuk memperkuat multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Civics Volume 14 Nomor 2, Oktober 2017.

Widiyanto, Delfian. (2017). Pembelajaran Toleransi dan Keragaman dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Zuriah, Nurul. (2007). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Zuly Qodir. (2016). Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama, Jurnal Studi Pemuda. IAIN Salatiga, vol 5 No. 1.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.