MENGUAK MISTERI RAMALAN CUPU PANJALA DI MEKAR PANGGUL (MENDAK, GIRISEKAR, PANGGANG, GUNUNGKIDUL)

septi wijianti

Sari


Ritual pembukaan Cupu Panjala adalah sebuah kebudayaan yang terdapat di daerah Mendak Girisekar, Panggang, Gunungkidul. Cupu Panjala adalah sebuah peti berisi tiga guci kecil yang dibalut beratus-ratus lembar kain mori. Dalam lembar kainnya terdapat pola bergambar yang dipercaya sebagai ramalan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran ramalan dengan kenyataan yang terjadi setiap tahun  dan pengaruhnya terhadap pola kehidupan masyarakat sekitar. Pendekatan  penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka serta teknik dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lingkup ramalan sangat komplek dan bersifat mendunia sehingga penelitian dibatasi aspek ramalan pertanian saja dan  diambil tiga tahun terakhir. Sebagian masyarakat Mendak dan Belimbing mempercayai ramalan Cupu Panjala. Mereka mempercayai bahwa keberhasilan atau kegagalan panen sudah diprediksi dalam ramalan. Ramalan Cupu Panjala berpengaruh terhadap pola kehidupan  masyarakat sekitar khususnya dalam aspek psikologi seperti adanya rasa was-was, takut dan gembira saat mengetahui hasil ramalan setelah dibuka dan proses menjalani kehidupan.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30738/sosio.v4i2.2956

Article Metrics

Sari view : 28 times
PDF - 32 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Sosiohumaniora: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora

ISSN 2443-180X (cetak)

ISSN 2579-4728 (online)

______________________________________________________________________________________________________

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Flag Counter