PRESIDEN DALAM ANALISA WACANA KRITIS PADA LAGU IWAN FALS MANUSIA SETENGAH DEWA

Puji Dwi Darmoko

Sari


Musik merupakan sarana budaya yang hadir dalam masyarakat sebagai konstruksi dari realitas sosial yang dituangkan dalam bentuk lirik lagu. Pesan atau ide yang disampaikan melalui musik atau lagu biasanya memiliki keterkaitan dengan konteks historis. Muatan lagu tidak hanya sebuah gagasan untuk menghibur, tetapi memiliki pesan-pesan moral atau idealisme dan sekaligus memiliki kekuatan ekonomis. Salah satu musikus Indonesia, Iwan Fals merupakan salah satu sosok yang cukup konsisten dalam perjuangan menggugat pemerintah. Kritik-kritik pedas dan lugas selalu dilontarkan dalam setiap karyanya. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, diantaranya adalah lagu Manusia Sengah Dewa. Tulisan ini bermaksud membedah salah satu lagu yang berkesan begitu dalam menumpahkan harapan pada seorang presiden, yaitu lirik lagu “Manusia setengah Dewa” tersebut melalui analisa wacana kritis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Barker, Chris. 2009. Cultural Studies Teori dan Praktek. Kreasi Wacana. Yogyakarta.

Kurni, Novi. 2008. Posisi dan Resistensi Ekonomi Politik Perfilman Indonesia. Fisipol UGM. Yogyakarta.

Nugroho, Heru. 2003. Menumbuhkan Ide-Ide Kritis. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Paradigma Sosiologi Sastra. Pustaka Pelajar. Yogjakarta.

Strinati, Dominic. 2007. Populer Cultur Pengantar Menuju Teori Budaya Populer. Jejak. Yogyakarta.

Sumrahadi, Abdullah. 2010. Menemukan Kritik Sosial Dan Kesadaran Kritis Dari Musik Rock Indonesia. Proram Doktor Sosiologi UGM. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/sosio.v5i1.3657

Article Metrics

Sari view : 86 times
PDF - 136 times

Refbacks



Sosiohumaniora: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora

ISSN 2443-180X (cetak)

ISSN 2579-4728 (online)

______________________________________________________________________________________________________

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Flag Counter