TRANSFORMASI BUDAYA MELALUI LEMBAGA PENDIDIKAN

ashif az zafi

Sari


Pendidikan dianggap sebagai sistem persekolahan. Sistem ini hanya melihat hubungan struktural antar bagian  seperti guru, siswa, kurikulum dan sarana prasarana. Namun ternyata lembaga pendidikan dapat dilihat lebih dari itu yaitu sebagai sebuah tempat dalam melakukan transformasi budaya. Lembaga pendidikan dan transformasi budaya tidak dapat dipisahkan karena keduanya terkait dengan nilai. Lembaga pendidikan dapat disamakan dengan sistem sosial karena didalamnya terjadi proses sosialisasi. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan kontribusi berupa konsep dalam melakukan transfer nilai sehingga membentuk karakter melalui lembaga pendidikan. Penelitian ini menemukan bahwa menurut teori perkembangan budaya Van Peursen maka diharapkan lembaga pendidikan dapat memposisikan diri sebagai tahap fungsional. Pada tahap ini lembaga pendidikan sebagai agen transformasi nilai harus berfungsi dalam memberikan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Dalam melakukan proses pembudayaan nilai agar terbentuk menjadi karakter dapat menggunakan pendapat dari Pierre Bourdieu mengenai Habitus. Lembaga pendidikan dapat melakukan pembiasaan melalui beberapa kegiatan. Pembiasaan dapat dilakukan melalui interaksi sosial antar warga sekolah (lembaga pendidikan). Pembiasaan yang telah mengakar menjadi pembudayaan harus dijaga dengan kontrol yang dilakukan oleh lembaga pendidikan.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Achadi, Muh. Wasith, “Interaksi Pendidikan dan Kebudayaan”, dalam Jurnal Dinamika Vol. 2, Jawa Tengah: LP3M STAINU Purworejo, 2016.

Ahmadi, Abu, Ilmu Pendidikan, Rineka Cipta: Jakarta 1991.

Aloliliweri, Gatra-gatra Komunikasi Antarbudaya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Aunurrahman, Belajar dan Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2011.

Bourdieu, Pierre, Distinction : a social critique of the judgement of taste, Cetakan ke-8, translated by Richard Nice, Cambridge: Harvard University Press, 1996.

Idianto, M, Sosiologi, Jakarta: Erlangga, 20014.

Linton, Ralph, The Culture Background of Personality, New York: Appleton-Century Crofts, 1985.

Mulkhan, Abdul Munir, “Spiritualisasi IPTEK dalam Perkembangan Pendidikan Islam”, dalam Paradigma Baru Pendidikan, Jakarta: IISEP, 2008.

Nasution. S, Sosiologi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Prasetya, Joko Tri, Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

Peursen, C.A. van, Strategi Kebudayaan, Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1976.

Sirait, Sangkot, Dari Islam Inklusif ke Islam Fungsional: Telaah Atas Pemikiran Al-Faruqi, Yogyakarta: Datamedia, 2008.

Suryadi, Ace dan H.A.R Tilaar, Analisis Kebijakan Pendidikan: Suatu Pengantar, Bandung: Rosdakarya, 1994.

Tilaar, H.A.R, Sistem Pendidikan Nasional yang Kondusif bagi Pembangunan Masyarakat Industri Berdasarkan Pancasila, Jakarta: LIPI, 1991.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Flag Counter