PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN SAVI DENGAN MENGOPTIMALKAN MATH EXPERT

Fitria Khasanah, Cynthia Tri Octavianti

Sari


ABSTRAK. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan saat kegiatan pembelajaran, peneliti menemukan masih rendahnya respon mahasiswa terhadap stimulus yang diberikan dosen berupa perhatian, dan menjawab pertanyaan dari dosen. Mahasiswa merasa malu, takut, dan kurang percaya diri dalam mengemukakan pendapat  maupun menanyakan        hal-hal  yang belum mereka pahami. Hal ini terjadi akibat kurangnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penerapan pembelajaran matematika yang melibatkan ICT (math expert) dengan mengimplementasikan model pembelajaran SAVI mempunyai potensi untuk mengatasi rendahnya kemempuan berfikir kritis mahasiswa. Berdasarkan uraian di atas tujuan penelitian ini adalah pembelajaran SAVI dengan mengoptimalkan Math Expert dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Penelitian ini dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah kalkulus II. Data penelitian berupa data tes hasil belajar mahasiswa, dan motivasi mahasiswa terhadap Pembelajaran SAVI dengan Mengoptimalkan Program Math Expert. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan kegiatan triagulasi, dan pemeriksaan sejawat.

Penelitian dilaksanakan dalam dua sesi, masing-masing tahapan dalam penelitian ini, yaitu (1) Somatic; (2) Auditory; (3) Visualization; dan (4) Intellectualy. Secara klasikal peningkatan kemampuan berpikir kritis dapat dilihat dari hasil tes yang dilaksanakan sebelum dilakukan tindakan dan disetiap akhir sesi. Rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada tes pra-tindakan adalah 55.17 (Kategori Cukup) pada pra-tindakan, 63.80 (Kategori Cukup) pada sesi I dan 79,43 (Kualifikasi Tinggi) pada sesi II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Pembelajaran SAVI dengan Mengoptimalkan Program Math Expert dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa.


Kata Kunci


SAVI, math Expert, Kemampuan Berfikir Kritis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin, Z. (2011). Evaluasi Instruksional Prinsip-Teknik-Prosedur. Bandung: CV Remadja Karya.

Arikunto, S. (2012). Dasar Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Johnson, E. (2007). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: Kaifa.

Kurniawati, E.D. dkk. (2013). Developing a Model of Thematic Speaking Learning Materials Using SAVI Approach (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) in Senior High School in Sambas Regency, West Kalimantan Province, Indonesia. International Interdisciplinary Research Journal. Vol III no 4, Hal 444-455.

Meier, D. (2005). The Accelerated Learning Handbooks: Panduan Kreatif dan Efektif Merancang Program Pendidikan dan Pelatihan. Diterjemahkan oleh Rahmani Astuti. Bandung: Kaifa.

Min, K. C., Rashid, A. M., & Nazri, M. I. (2012). Teachers Understanding And Practice Towards Thematic Approach In Teaching Integrated Living Skills (ILS) In Malaysia. International Journal of Humanities and Social Science, 2(23).

Sanjaya, W. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta Kencana

Sanjaya, W. (2008). Strategi pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Sri Adi W. (2011). Efektifitas Model Pembelajaran Team Accelerated Instruction Pada Siswa Kelas X Smk Tunas Harapan Tahun Pelajaran 2008-2009. Pemantapan Keprofesionalan Peneliti, Pendidik, dan Praktisi MIPA Untuk Mendukung Pembangunan Karakter Bangsa.

Sugiyono. 2010. Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/.v5i2.1219

Article Metrics

Sari view : 206 times
PDF - 214 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik