Desain Bahan Ajar Lingkaran Berbasis Koneksi Matematis Siswa SMP

Deni Aprilia, Ena Suhena Praja, Muhammad Subali Noto

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan suatu alternatif desain pembelajaran terkait materi lingkaran yang dilatarbelakangi adanya learning obstacle khususnya hambatan epistimologis. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan koneksi matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Didactical Desgn Research (DDR) yang menghasilkan bahan ajar berupa modul. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Cirebon untuk identifikasi learning obstacle dan untuk implementasi bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya learning obstacle siswa yaitu (1) terkait menghubungkan berbagai konsep representasi, (2) pada konsep lingkaran yang yang dikaitkan dengan konsep matematika secara internal maupun eksternal, (3) terkait membuat model matematika dari soal yang berbentuk cerita. Selanjutnya disusun bahan ajar berdasarkan learning obstacle siswa yang telah teridentifikasi. Berdasarkan hasil validasi terhadap bahan ajar diperoleh persentase 93,2% yang termasuk kriteria sangat valid. Pada saat implementasi, sebagian besar respons siswa sesuai dengan prediksi sehingga bahan ajar menjadi salah satu alternatife dalam meminimalisir hambatan-hambatan belajar siswa. 


Kata Kunci


Kemampuan Koneksi Matematis, Learning Obstacle, Didactical Design Research, Bahan Ajar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abidin. Y. (2016). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.

Aunurrahman. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Dahar, R. W., (2011). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Erlangga.

Kumalasari, A., Oktora, R., dan Eka, P. (2013). Kesulitan Belajar Matematika Siswa Ditinjau dari Segi Kemampuan Koneksi Matematika. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika “Penguatan Peran Matematika dan Pendidikan Matematika untuk Indonesia yang Lebih Baik” Jurusan Pendidikan Matematika UNY. Hal. 978–979. Yogyakarta: UNY.

Noto, M. S (2014). Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time-bound). Infinity Jurnal of Mathematics Education. Vol. 3 No. 1. Hal. 18-32.

Noto, M. S., Hartono, W., dan Sundawan, D (2016). Analysis of Students Mathematical Representation and Connection on Analytical Geometry Subject. Infinity Jurnal of Mathematics Education. Vol. 5 No. 2. Hal. 99-108.

Panjaitan, M. B. (2013). Kesulitan koneksi matematis siswa dalam penyelesaian soal pada materi lingkaran di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. 3 No. 1. Hal. 1-14. Pontianak: Universitas Tanjung.

Suryadi, D. (2010). Penelitian Pembelajaran Matematika untuk Pembelajaran Karakter Bangsa. Bandung: FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.

Wahyuni, A. (2017). Analisis Hambatan Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Kalkulus Dasar. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika). Vol. 1 No.1 Hal.10-23 Cirebon: Universitas Swadaya Gunung Jati.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik