Persepsi Mahasiswa Terhadap Kepraktisan Learning Management System (LMS) Moodle Berbasis Teori Behaviorisme

Dian Nataria Oktaviani, rizqi Amaliyakh Sholikhakh, Herani Tri Lestiana

Sari


Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui persepsi mahasiswa terhadap Learning Management System (LMS) Moodle berbasis teori behaviorisme pada perkuliahan program studi Pendidikan Matematika UPS Tegal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Subyek penelitian adalah mahasiswa yang telah menggunakan LMS Moodle melalui website pmtk.upstegal.com. Jumlah subyek penelitian adalah 107 mahasiswa. Mahasiswa diberikan kuesioner melalui google form pada tampilan LMS Moodle. Persepsi mahasiswa terhadap kepraktisan  Learning Management System (LMS) Moodle berbasis teori behaviorisme adalah sebagai berikut. (1) 76,6 % mahasiswa berpendapat bahasa yang digunakan dalam konten LMS Moodle sesuai dengan pola pikir mahasiswa. (2) 73,8 % berpendapat tampilan yang digunakan menarik dan sesuai dengan materi. (3) 64,2 % berpendapat setuju semua materi yang diberikan dalam konten LMS Moodle terstruktur. (4) 65,1 % berpendapat setuju berkaitan dengan LMS Moodle memberikan umpan balik tugas dari dosen. (5) 63,2 % berpendapat setuju bahwa mahasiswa dapat belajar secara mandiri melalui materi yang telah diupload dalam LMS Moodle.


Kata Kunci


persepsi mahasiswa, Moodle, Behaviorisme

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Batubara, H. H. (2016). Penggunaan Google Form Sebagai Alat Penilaian Kinerja Dosen di Prodi PGMI Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 8(1), 39-50.

Du, Z., Fu, X., Zhao, C., Liu, Q., & Liu, T. 2013. Interactive and collaborative e- learning platform with integrated social software and learning management system. In Proceedings of the 2012 International Conference on Information Technology and Software Engineering (pp. 11-18). Springer Berlin Heidelberg.

Emzir. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Ertmer, P.A., Newby, T.J. 1993. Behaviorism, Cognitivism, Constructivism: Comparing Critical Features from an Instructional Design Perspective. Performance Inprovement Quarterly, 6(4), 50-72.

Modritscher, F. 2006. E-Learning Theories in Practice: A Comparison of T’hree Methods. Journal of Universal Science and Technology of Learning, 0(0), 3-18.

Mu’arif, H.A. dan Surjono, H.D. 2016.Pengembangan E-Learning Berbasis Pendekatan Ilmiah pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 5 Yogyakarta.Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 3(2),195-206.

Safitri, N., Murbojono, R., Syamsurizal. 2015. Pengembangan Pembelajaran Berbasis E-Learning dengan Aplikasi Moodle Berdasarkan Teori Konstruktivistik pada Materi Menganalisis Peluang Usaha Kelas XI SMK. Tekno Pedagogi, 5(1), 64- 81.

Seluakumaran, K., Jusof, F.F., Ismail, R., Husain, R. 2011. Integrating an Open- Source Course Management System (Moodle) into the Teaching of a First-Year Medical Physiology Course: A Case Study.Adv Physiol Educ, 35, 369–377. DOI:10.1152/advan.00008.2011.

Surjono, H.D. 2013.Membangun Course E-learning Berbasis Moodle. Yogyakarta: UNY Press.

Zyainuri dan Marpanaji, E. 2012.Penerapan E-Learning Moodle untuk Pembelajaran Siswa yang Melaksanakan Prakerin.Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(3), 410-42.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/union.v6i3.2932

Article Metrics

Sari view : 237 times
PDF - 102 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik