PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK

Miftahul Ulva, Indah Resti Ayui Suri

Sari


Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik dan perlu menjadi fokus perhatian dalam setiap pembelajaran matematika, sebab jika peserta didik tidak dapat berkomunikasi dengan baik dalam memaknai permasalahan maupun konsep matematika maka peserta didik tidak dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara acak kelas. Sampel dalam penelitia ini peserta didik VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Pengujian analisis data dilakukan dengan metode Lilifors untuk uji normalitas dan uji dua varian untuk uji homogenitas. Berdasarkan hasil sehingga untuk penguji hipotesis dapat menggunakan uji-t. Dari hasil penelitian dan pembahasan perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel = 2,058> 2,042, menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematis menggunakan metode Auditory Intellectualy Repetition (AIR) tidak sama dengan kemampuan komunikasi matematis menggunakan model pembelajaran konvensional. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Auditory Intellectualy Repetition (AIR) terhadap kemampuan komuikasi matematis peserta didik.


Kata Kunci


Model Pembelajaran Auditory Intellectualy Repetition dan Komunikasi Matematis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustiana, E., Putra, F. G., & Farida, F. (2018). Penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dengan pendekatan lesson study terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Desimal: Jurnal Matematika, 1(1), 1-6.

Dini, M., Nuraeni, N., & Anita, I. W. (2018). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMK Menggunakan Pendekatan Kontekstual Pada Materi SPLTV. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 49-54.

Dermawan, D. (2012). Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakaya Offset.

Fatmawati, A. (2014). Penerapan Pendekatan Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada Materi Pertidaksamaan di Kelas XC SMAN 1 Kauffman Tulungagung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 3(2)

Gusnidar, Netriwati, & Putra, F. G. (2017). Implementasi Strategi Pembelajaran Konflik Kognitif Berbantuan Software. JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 62-69.

Handayani, I. M., Pujiastuti, E., & Suhito, S. (2014). Keefektifan Auditory Intellectually Repetition Berbantuan LKPD terhadap Kemampuan Penalaran Peserta Didik SMP. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 5(1), 1-9.

Lestari, W., & Wahyu, A. N. I. T. A. (2012). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA SMP Berbasis Kooperatif Tipe STAD pada Tema Fotosintesis di SMP Giki-3 Surabaya. Pendidikan Sains, 1(01).

Linuwih, S., & Sukwati, N. O. E. (2014). Efektivitas Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap Pemahaman Siswa pada Konsep Energi Dalam. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10(2), 158-162.

Mahmudi, A. (2009). Komunikasi Dalam Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: UNY.

Novalia, M. S., & Syazali, M. (2014). Olah Data Penelitian Pendidikan. Bandar Lampung: Anugrah Utama Rahaja.

Novitasari, A. T. (2014). Pengembangan Pemikiran Kritis dan Kreatif dalam Pembelajaran Ekonomi dengan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning. In Prosiding Seminar Nasional (Vol. 9).

Nurfitriyanti, M. (2016). Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 6(2).

Nugrawati, U., Nuryakin, N., & Afrilianto, M. (2018). Analisis Kesulitan Belajar Pada Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa MTs di Kota Cimahi Dengan Materi Segitiga dan Segiempat. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(2), 63-68.

Puadi, E. F. W., & Habibie, M. I. (2018). Implementasi PBL Berbantuan GSP Software Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 19-26.

Sunarto, W., Sumarni, W., & Suci, E. (2008). Hasil belajar kimia siswa dengan model pembelajaran metode Think-Pair-Share dan metode ekspositori. Jurnal inovasi pendidikan kimia, 2(1).

Tafrilyanto, C. F., & Kurnadi, B. (2019). Pengembangan LKS Pada Materi Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat Menggunakan Pendekatan Realistik Berbasis Mangrove. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 2(1), 17-28.

Umar, W. (2012). Membangun kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika. Infinity Journal, 1(1), 1-9.

Widiastuti, A. P. Y., Suniasih, N. W., & Kristiantari, M. R. (2014). Pengaruh Model Auditory Intellectualy Repetition Berbantuan Tape Recorder terhadap Keterampilan Berbicara. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).

Winarso, W. (2014). Membangun Kemampuan Berfikir Matematika Tingkat Tinggi Melalui Pendekatan Induktif, Deduktif dan Induktif-Deduktif dalam Pembelajaran Matematika. Eduma: Mathematics Education Learning and Teaching, 3(2).




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/union.v6i3.3080

Article Metrics

Sari view : 321 times
PDF - 153 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik