Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Akselerasi dengan Siswa Regular

Lalu Saparwadi, Yuli Anita

Sari


Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa untuk kelas akselerasi dengan kelas reguler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 3 Malang, dan diikuti oleh 55 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas akselerasi dengan kelas reguler, dimana nilai rata-rata hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa untuk kelas akselerasi lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas reguler.

Kata Kunci


pemecahan masalah; matematika; akselerasi; reguler.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adi, H. (1978). Development and Intellectual of Thought in Equation. Journal for Research in Mathematics Education, 9(3), 204–213.

Alfina, I. (2014). Hubungan Self-Regulated Learning dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Akselerasi. EJournal Psikologi, 2(2), 227–237.

Arikunto, S. (1999). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Dahar, R. . (1989). Teori-Teori Belajar. Jakarta : Erlangga.

Dahlan, J. A., & Juandi, D. (2011). Analisis Representasi Matematik Siswa Sekolah Dasar Dalam Penyelesaian Masalah Matematika Kontekstual. Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(1), 128. https://doi.org/10.18269/jpmipa.v16i1.273

Fadillah, S. (2009). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dalam Pembelajaran Matematika. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan Dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 553–338.

Harahap, E. R., & Surya, E. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII Dalam Menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel. Edumatica, 7(1), 44–54. https://doi.org/10.2527/jas2012-5761

Ikhwan permana, R., & Surya, E. (2017). Pengaruh Kemampuan Representasi dalam Pembelajaran Matematika. ResearchGate, (November).

Minggono, S., Sugianto, & Jamiah, Y. (2013). Kemampuan representasi matematis siswa dalam pertidaksamaan pecahan di kelas x sma. Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3), 1–10.

Muhammad Sabirin. (2014). Representasi Dalam Pembelajaran matematika. JPM IAIN Antasari, 01(2), 33–44. https://doi.org/10.18592/jpm.v1i2.49

Ninik, Hobri, & Suharto. (2014). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Untuk Setiap Tahap Model Polya Dari Siswa SMK Ibu Pakusari Jurusan Multimedia Pada Pokok Bahasan Program Linier. Kadikma, 5(3), 1–8.

Polya, G. (1973). How to Solve It. Princeton University Press (Vol. 30). Princeton University Press. https://doi.org/10.2307/3609122

Puadi, E. F. W., & Muhammad Irfan Habibie. (2018). Implementasi PBL Berbantuan GSP Software Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa. Indomath: Indonesia Mathematics Edcuation, 1(1), 19–26.

Rosmawati, Elniawati, S., & Murni, D. (2012). Kemampuan pemecahan masalah dan lembar kegiatan siswa berbasis problem solving. Pendidikan Matematika, 1(1), 80–84.

Samo, D. D. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Tahun Pertama pada Masalah Geometri Konteks Budaya Problem Solving Ability of First Year University Student in Cultural Context Geometry Problem. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 141–152.

Saparwadi, L., & Cahyowatin. (2018). Proses Pemecahan Masalah Matematka Siswa Berkemampuan Tinggi Berdasarkan Langkah Polya. UNION: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 99–110.

Sriharto, A. (2013). Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Guru Kelas Akselerasi. Educational Management, 2(1).

Suharna, H. (2012). Berpikir Reflektif (Reflective Thinking) Siswa SD Berkemampuan Matematika Tinggi Dalam Pemahaman Masalah Pecahan. Seminarnasional Matematika Dan Pendidikan Matematika, (November), 377–386.

Sukmadinata, N. S. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Susilowati, E. (2013). Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Sosial Pada Siswa Akselerasi Tingkat SMP. Jurnal Online Psikolog, 01(01), 101–113.

Wahyuningsih, D. (2012). Manajemen Belajar dan Bermain Anak Kelas Akselerasi (Studi Kasus di SMPN 3 Pati). Educational Management, 1(1).

Widodo, S. A. (2015). Keefektivan Team Accelerated Instruction Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 6(2), 127–134.

Widodo, S. A., Darhim, D., & Ikhwanudin, T. (2018). Improving mathematical problem solving skills through visual media. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 948). https://doi.org/10.1088/1742-6596/948/1/012004

Widodo, S. A., & Turmudi. (2017). Guardian Student Thinking Process in Resolving Issues Divergence. Journal of Education and Learning, 11(4), 431–437. https://doi.org/10.11591/edulearn.v11i4.5639




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/union.v6i3.3087

Article Metrics

Sari view : 88 times
PDF - 41 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik