Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Daerah Perbatasan Entikong (Indonesia-Malaysia)

Puji Rahmawati, Nurul Apsari

Sari


Proses pertukaran mata uang antara rupiah dan ringgit menurut pengamatan peneliti adalah suatu masalah yang harus diperhatikan dan cukup serius, karna sering terjadinya kerugian masyarakat atas jual beli yang terjadi. Dikarenakan kurang mahirnya masyarakat di dalam penguasaan konsep pemecahan masalah matematika pada aritmatika sosial membuat kejadian ini sangat rentan akan terjadi. Terlebih anak-anak yang ikut serta melakukan perdagangan. Untuk itu peneliti melakukan penelitian di desa tersebut dengan tujuan untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa kelas III di SDN No.05 Suruh Tembawang. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan jenis penelitian survei catatan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari keempat tahapan kemampuan pemecahan masalah menurut teori Peace, terdapat dua tahap yang muncul didalam pemecahan masalah yang dilakukannya. Tahapan tersebut adalah tahap memahami dan tahap melaksanakan rancangan solusi dari masalah yang disajikan.

Kata Kunci


Kemampuan Pemecahan Masalah; Sekolah Dasar; Perbatasan Entikong (Indonesia-Malaysia)

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Darmadi, H. 2014. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial Teori Konsep Dasar dan Implementasi. Bandung: Alfa Beta.

Fatimah, F. 2012. Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Pemecahan Masalah Melalui Problem Based-Learning. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 16(1), 249-259.

Hariyadi, S., Sugiyo, S., & Masrukan, M. (2018). Ethnomatematics Contain In Problem Based Learning to Improve Students Understanding about Geometry by Using Concept Of Cultural Buildings in Semarang. Journal of Primary Education, 7(2), 235-242.

Lestari, K.E., & Yudhanegara, M.R. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT.Refika Aditama.

Muhson, A. (2009). Peningkatan minat belajar dan pemahaman mahasiswa melalui penerapan problem-based learning. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 39(2).

Polya, G. (2004). How to solve it: A new aspect of mathematical method (No. 246). Princeton university press.

Purnami, A. S., Widodo, S. A., & Prahmana, R. C. I. (2018, January). The effect of team accelerated instruction on students’ mathematics achievement and learning motivation. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 948, No. 1, p. 012020). IOP Publishing.

Setyorini, U., Sukiswo, S. E., & Subali, B. (2011). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7(1).

Wena, M. 2014. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Widodo, S. A. (2015). Efektivitas pembelajaran team accelerated instruction terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas VIII SMP kota Jogjakarta. AdMathEdu, 5(2).

Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2).




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/union.v7i1.3135

Article Metrics

Sari view : 21 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Lihat Statistik