Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan adalah wadah publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang merupakan hasil penelitian ataupun review artikel.

Ruang lingkup Kependidikan diantaranya adalah

1. Kependidikan Vokasi

2. Kependidikan Matematika dan IPA

3. Kependidikan Bahasa dan Seni

4. Kependidikan Sekolah Dasar, Usia Dini, dan berkebutuhan khusus

5. Kependidikan Ilmu Sosial

6. kependidikan Etnosains

7. Pendidikan Karakter

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Proses peninjauan dilakukan dengan kebijakan double blind review. Semua makalah akan dibaca secara kritis oleh setidaknya dua pengulas anonim, dipilih untuk kompetensi mereka di bidang subjek kertas. Penerimaan kertas akan tergantung pada kekuatan ilmiah dan kesesuaiannya untuk Jurnal Indomath. Sebuah makalah dapat diterima dalam bentuk aslinya, tunduk pada revisi, atau penolakan.
Saran peninjau (dan editor) akan disampaikan kepada penulis, yang kemudian akan memiliki

kesempatan untuk merevisi kertas. Naskah dikembalikan ke penulis untuk revisi dapat diadakan untuk maksimal empat minggu.


Semua makalah yang diserahkan akan diperiksa keasliannya dengan perangkat lunak Plagiarism Checker X, jika diperoleh hasil lebih dari 20% maka penulis harus memperbaiki artikel tersebut

 

 

Frekuensi Penerbitan

Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Mei dan November. setiap terbitan memuat 10 artikel

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

 

Plagiarisme

Setiap naskah yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan proses pengecekan plagiarisme dengan software PlagiarismCheckerX. Naskah akan diproses apabila hasil scan plagiarisme menunjukan hasil dibawah 25%

 

Pembatalan Publikasi

Penulis tidak diperkenankan untuk membatalkan atau menarik naskah artikelnya, karena pembatalan naskah berdampak pada terbuang secara sia-sia atas tenaga dan waktu berharga yang telah dicurahkan oleh editor dan reviewer, begitu juga dana yang telah diinvestasikan oleh pengelola.

Bila penulis tetap berkeinginan meminta pembatalan/penarikan artikel ketika artikel berada dalam proses peer-review, maka penulis dikenakan denda penalti yang harus dibayarkan sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per naskah, sebagai kompensasi kepada pengelola jurnal. Bagaimanapun juga pembatalan/penarikan artikel yang telah disubmitt bukan merupakan hal yang etis dilakukan.

Pembatalan/penarikan artikel yang disebabkan karena artikel penulis diterima pada suatu jurnal, maka penulis dikenakan denda penalty yang harus dibayarkan sebesar Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) per naskah. Pembatalan/penarikan artikel hanya dapat dilakukan setelah denda dibayarkan kepada pengelola jurnal.

Apabila penulis tidak setuju untuk membayar denda, maka penulis dan affiliasinya akan dilarang mempublikasikan tulisan pada jurnal ini.

 

Template Artikel

Template artikel Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kepedndidikan dapat diunduh disini

 

Etika Publikasi

Artikel yang diterbitkan pada Wacana Akadimika: MAjalah Ilmiah Kependidikan adalah bagian penting dalam pengembangan pengetahuan yang koheren dalam bidang pendidikan matematika dan ini merupakan cerminan langsung dari kualitas penulis dan institusi. Oleh karena itu penting untuk menyepakati etika publikasi yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan: penulis, editor jurnal, reviewer, penerbit dan masyarakat. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan  berkomitmen untuk menjamin bahwa semua prosedur dilakukan objektif dan intelektual. Selanjutnya, para editor dan reviewer mengevaluasi manuskrip tanpa memperhatikan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau kepentingan politik dan kelompok tertentu. Perangkat lunak digunakan untuk menghindari plagiarisme di antara artikel.

Berikut tugas penulis, reviewer, editor bagian dan ketua editor.

Tugas Penulis:

  1. Artikel yang dikirim penulis merupakan hasil pemikiran dan penelitian yang orisinil, jujur, bebas dari plagiarisme dan manipulasi data.
  2. Artikel yang dikirim belum pernah dipublikasikan dan/atau sedang dalam proses pengajuan ke jurnal lain.
  3. Kutipan yang ada dalam naskah harus disertai sumber kutipan yang jelas dan dicantumkan dalam referensi.
  4. Setiap personel (mahasiswa atau supervisor) yang masuk dalam skema penelitian harus dimasukan menjadi penulis.

Tugas Reviewer:

  1. Reviewer bertanggung jawab untuk merekomendasikan kelayakan publikasi naskah yang dikirimkan.
  2. Reviewer berhak memberi kritik dan saran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas naskah yang dikirimkan.
  3. Bisa menolak untuk meninjau kiriman apapun karena ada konflik kepentingan atau pengetahuan yang tidak memadai.
  4. Mereview semua pengajuan secara objektif, adil dan profesional.
  5. Ungkapkan kesalahan etika yang dihadapi saat meninjau kembali Ketua Editor untuk tindakan lebih lanjut.
  6. Harus memastikan keaslian penyerahan dan waspada terhadap plagiarisme dan publikasi yang berlebihan.
  7. Patuhi waktu yang dialokasikan untuk proses review.
  8. Permintaan perpanjangan untuk mereview penyerahan adalah atas pertimbangan ketua editor.

Tugas Editor Bagian:

  1. Secara aktif berkontribusi pada pengembangan dan kebaikan jurnal.
  2. Bertindak sebagai duta jurnal.
  3. Terus mendukung dan mempromosikan jurnal.
  4. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua editor.
  5. Meninjau kembali pekerjaan yang ditugaskan padanya. 

Tugas Ketua Editor:

  1. Editor bertanggung jawab untuk menentukan artikel yang akan masuk dalam proses review.
  2. Mengevaluasi artikel secara adil dan intelektual.
  3. Memastikan kerahasiaan manuskrip dan tidak mengungkapkan informasi apapun mengenai manuskrip kepada orang lain selain orang-orang yang terlibat dalam proses penerbitan.
  4. Memiliki tanggung jawab untuk memutuskan kapan dan artikel mana yang akan diterbitkan melalui rapat dewan editor.
  5. Secara aktif mencari pandangan anggota dewan, reviewer dan penulis tentang bagaimana memperbaiki / meningkatkan citra dan visibilitas jurnal.
  6. Memberikan instruksi yang jelas kepada kontributor potensial mengenai proses pengajuan dan apa yang diharapkan dari penulis.
  7. Memastikan reviewer yang tepat dipilih untuk proses reviewer.