Pola pembinaan prestasi ekstrakurikuler bidang research peserta didik SMA (Studi kasus SMA Negeri 3 Yogyakarta)

Devy Estu Anna Putri, Supriyoko Supriyoko

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: a) Menemukan bakat penelitian siswa, b) mengetahui persiapan Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta, c) mengetahui pelaksanaan Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta, d) belajar tentang manfaat dan dampak prestasi program bagi siswa dan sekolah.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kualitatif  yang  menggunakan  studi  kasus  sebagai pendekatan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta, wakil kepala bidang kemahasiswaan, guru penasehat penelitian, siswa berprestasi, dan orang tua siswa. Data penelitian divalidasi dengan metode observasi teliti dan data triangulasi. Penelitian ini menggunakan a) reduksi data, b) penyajian data, c) penarikan kesimpulan sebagai alat untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) bakat penelitian siswa ditunjukkan oleh jumlah siswa yang mengikuti Kegiatan ekstrakurikuler, b) pencapaian Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian Siswa Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus di SMA Negeri 3 Yogyakarta) dibuktikan dengan pencapaian medali dan sertifikat, c) SMA Negeri 3 Yogyakarta menerapkan empat langkah dalam pelaksanaannya. Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian Siswa Sekolah Menengah Atas. Pertama, program ekstrakurikuler merekrut anggota baru setiap tahunnya. Tim ekstrakurikuler menggunakan formulir pendaftaran untuk melakukan rekrutmen. Pelatihan KIRPAD (Kelompok Ilmiah Remaja Padmanaba) diadakan setiap hari Rabu dan semakin intensif saat hari kompetisi semakin dekat. Proposal OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) yang diajukan oleh siswa dievaluasi dan dinilai. Pelatihan terdiri dari pelatihan reguler di sekolah dan pelatihan intensif untuk kompetisi mulai dari regional hingga internasional, d) manfaatnya adalah 1) siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga pengalaman belajar menjadi lebih luar biasa, 2) siswa belajar untuk mengetahui fakta, konsep, dan prosedur mereka sendiri. Efek akibat hambatan  tersebut  adalah  1)  kesulitan  siswa  untuk  mengatur  waktu  belajar  sambil  melakukan penelitian dan 2) fasilitas laboratorium sekolah yang tidak memadai.


Keywords


desain pengembangan kinerja ekstrakurikuler dalam penelitian; OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia)



DOI: http://dx.doi.org/10.30738/wd.v5i1.3222

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30738/wd.v5i1.3222.g1908

Article Metrics

Abstract view : 160 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 48 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wd.

 

Wiyata Dharma Stats