Implementasi gerakan literasi sekolah dalam menumbuhkan minat membaca siswa

Heru Supriyanto

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menjelaskan alasan yang mendorong perencanaan dan pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), peran kepala sekolah, guru, pustakawan, siswa, dan komite sekolah terhadap program (GLS), tercapainya implementasi program (GLS), dan hambatan dalam implemenasi program (GLS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah SMPN 2 Pleret Bantul. Subyek penelitian adalah kepala tim, pemimpin baca tulis, guru, pustakawan, dan siswa. Objek penelitian ini adalah Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Validitas data dilakukan menggunakan triangulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap. Tiga tahap ini yaitu reduksi, presentasi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi program Gerakan Literasi Sekolah di SMPN 2 Pleret dapat menumbuhkan minat baca anggota sekolah. Produk program Gerakan Literasi Sekolah di SMPN 2 Pleret adalah kegiatan membaca 20 menit setiap pagi, menerbitkan koran sekolah “Macaa”, majalah dinding “Macaa”, buletin sekolah “Akrilik”, puisi Puisi, dan Koleksi Cerita Pendek.

Implementation of school literacy movement program to grow student’s reading interest

 

The aim of this research is to find out and describe the reasons which prompted of planning and holding School Literacy Movement (GLS) program, the role of the principal, teachers, librarians, students, and School Commitee toward the program (GLS) , the achievement of the implementation of the program (GLS), and the obstacles of holding the program (GLS). This study used a qualitative approach. The research location was SMPN 2 Pleret Bantul. The subjects of the research were the principal, literacy team leader, teachers, librarians, and students. The object of this study was Implementation of School Literacy Movement (GLS) program. The data were collected through observation, in deep interviews, documen studying. This study used qualitative descriptive analyzing to analize the data. To verify data validity, the reseacher used resources triangulation and data collecting data technique triangulation.The data anlyzing was conducted into three stages. They were reduction, data presentation, and data verification. The result of the study shows that Implementation of School Literacy Movement program in SMPN 2 Pleret is grow school member’s reading. The product of School Literacy Movement program in SMPN 2 Pleret are 20 minutes reading activity every morning, publishing “Macaa” school newspaper, “Macaa”wall magazine, “Akrilik” school bulletin, Poetry anthology, and Short Story Collection.


 


Keywords


Implementasi; Gerakan Literasi Sekolah; Minat membaca

References


Creswell, John W. (2013).Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di Antara Lima Pendekatan. Terjemahan: Ahmad Lintang Lazuardi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Djam’an Satori dan Aan Komariah.(2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Fatimah Zuhrah.(2009). “Buku, Perpustakaan dan Minat Baca Siswa, Jurnal Iqra’. Volume 03, No.01 May, 2009.

Hari Hidayat dan Siti Aisah, (2013).“Read Interest Co-Relational With Student Study Performance In IPS Subject Grade IV (Four) In State Elementary School 1 Pagerwangi Lembang”. International Journal of Scientific & Technology Research. Volume 2, 1st January 2013.

Moleong, Lexy J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan ke-33. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Pangesti Wiedarti dkk.(2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, Jakarta, 23 Juli 2015.

Pratiwi Retnaningdyah, dkk.(2016).Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Yunus Abidin.(2015). Pembelajaran Multiliterasi: Sebuah Jawaban Atas Tantangan Pendidikan Abad Ke-21 dalam Konteks Ke-Indonesiaan. Bandung: Refika Aditama

Zurina Khairuddin. (2013). “A Study of Students’ Reading Interests in a Second Language”. International Education Studies. Vol. 6. No. 11. Canadian Center of Science and Education.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/wd.v5i2.3376

DOI (FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30738/wd.v5i2.3376.g1956

Article Metrics

Abstract view : 907 times
FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia) - 639 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wd.

 

Wiyata Dharma Stats