Pengembangan instrumen nilai komunikatif mata pelajaran kimia

Syamsi Widiyani

Abstract


Penelitian ini untuk mengetahui: (1) pelaksanakan pengukuran nilai komunikatif, (2) pengembangkan instrumen, (3) indikator-indikator dalam instrumen, (4) penyusunan kisi-kisi dan butir pernyataan instrumen, (5) validitas dan reliabilitas instrumen, (6) nilai komunikatif mata pelajaran kimia. Penelitian dilakukan di SMK N 2 Pengasihtahun pelajaran 2015/2016. Metode menggunakan penelitian dan pengembangan instrumen dengan subjek siswa kelas X. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data hasil penerapan instrumen dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) penilaian sikap dengan observasi; (2) pengembangan instrumen melalui study literatur, observasi, penyusunan butir instrumen, uji keterbacaan, uji validitas dan reliabilitas; (3) indikator dalam instrumen nilai komunikatif sejumlah 13 indikator yang terbagi dalam 15 faktor; (4) kisi-kisi dan butir-butir pernyataan dibuat dengan studi literatur; (5) instrumen sebanyak 44 butir dengan tingkat reliabilitas 0,867 dan validitas konkuren teruji; (6) 85% siswa memiliki nilai komunikatif tinggi dan 15% siswa memiliki nilai komunikatif sedang. Terdapat perbedaan antara rata-rata nilai komunikatif wanita dengan pria.

 

Development of communicative value instruments on chemical lesson

 

Abstract

This study aims to: (1) implementation of measurements of communicative value; (2) developainstrument; (3) indicators in the instrument; (4) preparation of grids and items of statements of instruments; (5) validity and reliability of the instrument; (6) communicative value for chemistry subjects. The study was conducted in SMK N 2 Pengasih 2015/2016 academic year. The method is research and development of the instrument with the subject of class X students. Data collection with questionnaires and interviews. Data analysis technique result of application of instrument with descriptive statistic technique. The results that; (1) assessment of attitude with observation; (2) development of instruments through study of literature, observation, preparation of instrument items, test legibility, validity and reliability test; (3) indicators in the instrument of communicative value of 13 indicators divided into 15 factors; (4) grid and statement items made with literature study; (5) instruments of 44 items with a reliability level of 0.867 and validity of concurrency tested, 6) 85% of students have high communicative value and 15% have moderate communicative value. There is a difference between the average communicative value of womenand men.


Keywords


pengembangan; instrumen; komunikatif; kimia; development; instrument; communicative; chemistry

References


Mardapi, D. (2012). Pengukuran penilaian dan evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 104, tahun 2014, tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah, Pub. L. No. 104, Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia (2014).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 60, tahun 2014, tentang Kurikulum 2013 sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan, Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia (2014).

Mulyana, D. (2000). Ilmu komunikasi: suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.

Permendikbud. (2013) Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta

Permendikbud. (2013) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan.Jakarta

Permendikbud. (2014) Lampiran 1 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Jakarta

Permendikbud. (2014) Lampiran 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Jakarta

Permendikbud. (2014) LampiranPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik. Jakarta

Permendikbud. (2014) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Jakarta

Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Pub. L. No. 20, Undang-Undang Republik Indonesia 26 (2003). Indonesia.

Presiden Republik Indonesia. (2009). Pengembangan dan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas.

Presiden Republik Indonesia. (2010). Kebijakan nasional pembangunan karakter bangsa tahun 2010-2025. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas.

Purnama, H. I., Marzuki, M., & Utami, S. (2018). Penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah melalui program literasi dasar di Sekolah Dasar Negeri Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3).

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Sanjaya, W. (2014). Media komunikasi pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Wiryanto. (2004) Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: PT. Grasindo

Rachmah, H. (2013). Nilai-nilai dalam pendidikan karakter bangsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. E-Journal WIDYA Non-Eksakta, 1(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/wd.v6i2.3394

DOI (FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30738/wd.v6i2.3394.g1976

Article Metrics

Abstract view : 153 times
FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia) - 198 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wd.

 

Wiyata Dharma Stats