PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN PENDEKATAN AJARAN 3N UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

Penulis

  • Istiqomah Istiqomah Prodi Pendidikan Matematika FKIP UST

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika menggunakan Model Pembelajaran Jigsaw dengan konsep TRI N (niteni, nirokke, nambahi) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika kelas VIII D SMP N 2 Banguntapan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Banguntapan yang berjumlah 32 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah keaktifan dan hasil belajar matematika. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, teknik tes, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase rata-rata keaktifan siswa dari pra siklus sebesar 69,55% meningkat menjadi 74,61% pada siklus pertama dan 82,03% pada siklus kedua. Tes hasil belajar siswa mendapatkan nilai rata- rata 40,62% pra siklus, siklus pertama meningkat menjadi 53,12% dan siklus kedua meningkat menjadi 81,25%. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi model pembelajaran Jigsaw dengan konsep TRI N (Niteni, Nirokke, Nambahi) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa.

Kata Kunci : Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, Jigsaw, TRI N (Niteni, Nirokke, Nambahi).

 

 

ABSTRACT

This study aims to describe the process of learning mathematics using the Jigsaw Learning Model with the concept of TRI N (niteni, nirokke, nambahi) to improve the activity and learning outcomes of mathematics class VIII D SMP N 2 Banguntapan. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The subjects of this study were students of class VIII at SMP N 2 Banguntapan, totaling 32 students. The object in this study is the activeness and learning outcomes of mathematics. Data collection techniques in this study were carried out with observation techniques, test techniques, and documentation techniques. The results of this study indicate the average percentage of student activeness from pre-cycle of 69.55% increased to 74.61% in the first cycle and 82.03% in the second cycle. Student learning outcomes test scores an average of 40.62% pre-cycle, the first cycle increased to 53.12% and the second cycle increased to 81.25%. Based on the results of the study, the implementation of the Jigsaw learning model with the concept of TRI N (Niteni, Nirokke, Nambahi) can increase the activeness and learning outcomes of students in mathematics.

Keywords: Learning Activity, Learning Outcomes, Jigsaw, TRI N (Niteni, Nirokke, Nambahi).

Referensi

Arikunto, Suharsimi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

. 2011. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Dewantara, K.H. 1994. Karya Ki Hadjar Dewantara Bagian II. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Fibriani, A, Sujadi, A.A., & Purnami, A.S. (2014). Upaya Peningkatan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Pada Siswa Kelas VII SMP PIRI 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2011/2012. Union. Vol 1 no 2.

Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.

Nana, Sudjana. 1991. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

. 2006. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Uno, Hamzah B. 2009. Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Unduhan

Diterbitkan

2020-03-16