Hidroponik komunal sebagai alternatif sumber pangan mandiri dan pemberdayaan warga di masa pandemi

Authors

  • Annisa Firdausi Universitas Veteran Bangun Nusantara , Indonesia
  • Hendramawat Aski Safarizki Universitas Veteran Bangun Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30738/ad.v5i2.12776

Abstract

Masih meningkatnya kasus Covid-19 di dunia dan di Indonesia, mewajibkan kita masih berperang menekan persebaran wabah tersebut. Meningkatkan imunitas pada tubuh dapat dilakukan dengan memakan makanan bergizi, nutrisi seimbang, mengandung vitamin, dan mineral tentunya, yaitu buah-buahan dan sayuran. Hal tersebut mengakibatkan permintaan akan pangan sehat, murah dan berkualitas semakin meningkat. Warga yang tinggal di perumahan dengan lahan terbatas dan kondisi ekonomi warga sekitar yang cenderung ekonomi menurun, menjadikan hal tersebut sebagai sebuah masalah serius yang perlu ada solusi guna memenuhi kebutuhan akan pangan sehat. Tujuan khusus dalam kegiatan ini yaitu menjadikan warga mitra mampu aktif bersama-sama melakukan budidaya sayuran dan buah secara hidroponik sebagai sumber pangan serta menjadikan warga mitra mampu secara mandiri dalam memenuhi kebutuhan akan sayur dan buah (pangan sehat). Sehingga tercipta warga yang sehat, imunitas kuat, dan bebas Covid-19. Pada kegiatan ini keberhasilan dilihat dari didapatkan 16 kg hasil panen hidropnik dari media yang disediakan tim kepada mitra. Hasil panen kemudian dibagikan kepada warga di lingkungan mitra. Faktor utama yang melatarbelakangi gagalnya pertumbuhan di loaksi mitra adalah kadar pH air baku yang berkisar 7,7–8,0 sedangkan kadar pH yang baik untuk tanaman hidroponik adalah 6,0–7,0.

 

Abstract: The increasing number of Covid-19 cases in the world and in Indonesia requires us to continue to fight to suppress the spread of the epidemic. Increasing immunity in the body can be done by eating nutritious foods, balanced nutrition containing vitamins and minerals, and of course, fruits and vegetables. This causes the demand for healthy, cheap, and quality food to increase. Residents who live in housing with limited land and the economic conditions of local residents who tend to have a declining economy make this a serious problem that needs a solution to meet the need for healthy food. The specific objective of this activity is to enable partner residents to be active together in hydroponic vegetable and fruit cultivation as a food source and to enable partner residents to be able to independently fulfill the need for vegetables and fruit (healthy food). So that it creates healthy citizens, strong immunity, and free from Covid-19. In this activity, success was seen in getting 16 kg of hydroponic harvest from the media provided by the team to partners. The harvest results are then distributed to residents in the partner environment. The main factor behind the failure of growth in partner locations is the pH level of the raw water which ranges from 7.7 to 8.0, while a good pH level for hydroponic plants is 6.0 to 7.0.

References

Bastian, H., Adimihardja, S. A., & Bastian, dan H. (2013). Efektivitas Komposisi Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik terhadapa Pertumbuhan dan Produksi Dua Kultivar Selada (Lactuca satica L.) dalam Sistem Hidroponik Rakit Apung. Jurnal Pertanian, 4(2), 91–99. https://ojs.unida.ac.id/jp/article/view/60/pdf

Bibitonline. (2020). 11 Keuntungan Menanam Sayur Secara Hidroponik. Bibitonline. https://bibitonline.com/artikel/11-keuntungan-menanam-sayur-secara-hidroponik

Chairani, I. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Gender Di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 39–42. https://doi.org/10.14203/jki.v0i0.571

Edwardi. (2017). Inilah Manfaat Bercocok Tanam Hidroponik. Bangka Pos.

Heriwibowo, K., & Budiana, N. S. (2014). Hidroponik Sayuran untuk Hobi dan Bisnis (Cetakan 1). Penebar Swadaya.

Maulizar, S., Hidayat, M., & Nurbaiti. (2021). Budidaya Pakcoy (Brassica rapa L.) dengan Menggunakan Teknik Hidroponik Sistem Nutrient Films Technique (NFT). KENANGA Journal of Biological Sciences and Applied Biology, 1(1), 50–56. https://doi.org/10.22373/kenanga.v1i1.802

Pancawati, D., & Yulianto, A. (2016). Implementasi Fuzzy Logic Controller untuk Mengatur Ph Nutrisi pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Junal Nasional Teknik Elektro, 5(2), 278. https://doi.org/10.25077/jnte.v5n2.284.2016

Perwitasari, B., Tripatmasari, M., & Wasonowati, C. (2012). Pengaruh Media Tanam dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakchoi (Brassica juncea L.) dengan Sistem Hidroponik. Agrovigor, 5(1), 14–25. https://journal.trunojoyo.ac.id/agrovigor/article/view/304

Putri, R. N. (2020). Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 705–709. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.1010

Rahmawati, L., Iswahyudi, H., & Alexander, B. (2020). Hydroponic Installation Nutrient Film Technique (NFT) System in Politeknik Hasnur. Agrisains: Jurnal Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Hasnur, 6(1), 8–12. https://doi.org/10.46365/agrs.v6i01.371

Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Bonorowo, 1(2), 43–50.

Sesanti, R. N., & Sismanto. (2016). Pertumbuhan dan Hasil Pakchoi (Brasicca rapa L.) pada Dua Sistem Hidroponik dan Empat Jenis Nutrisi. Jurnal Kelitbangan, 04(01), 1–9.

Sulistiyo, N. T. C., Erwanto, D., & Rosanti, A. D. (2019). Alat Pengendali Derajat PH pada Sistem Hidroponik Tanaman Pakcoy Berbasis Arduino Uno. MULTITEK INDONESIA, 13(1), 46. https://doi.org/10.24269/mtkind.v13i1.1359

Waluyo, M. R., Nurfajriah, N., Mariati, F. R. I., & Rohman, Q. A. H. H. (2021). Pemanfaatan Hidroponik Sebagai Sarana Pemanfaatan Lahan Terbatas Bagi Karang Taruna Desa Limo. Ikraith-Abdimas, 4(1), 61–64. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-ABDIMAS/article/download/881/669

Wati, D. R., & Sholihah, W. (2021). Pengontrol pH dan Nutrisi Tanaman Selada pada Hidroponik Sistem NFT Berbasis Arduino. Multinetics, 7(1), 12–20. https://doi.org/10.32722/multinetics.v7i1.3504

Downloads

Published

2022-11-19

How to Cite

Firdausi, A., & Safarizki, H. A. . (2022). Hidroponik komunal sebagai alternatif sumber pangan mandiri dan pemberdayaan warga di masa pandemi. Abdimas Dewantara, 5(2), 124–133. https://doi.org/10.30738/ad.v5i2.12776

Issue

Section

Artikel

Citation Check