Menuju desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana melalui pemberdayaan masyarakat Kepulauan Mentawai

Authors

  • Lolom Evalita Hutabarat Universitas Kristen Indonesia, Indonesia
  • Efendy Tambunan Universitas Kristen Indonesia, Indonesia
  • Pinondang Simanjuntak Universitas Kristen Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30738/ad.v6i1.14343

Abstract

Salah satu dari lokasi potensial pariwisata berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang termasuk wilayah provinsi Sumatera Barat dengan ibukota Tuapejat yang berada di Kecamatan Sipora Utara dan berjarak 153-kilometer dari Padang. Hal ini menjadi penyebab industri pariwisata di Mentawai masih jauh tertinggal akibat buruknya infrastruktur jalan dan jembatan serta pengelolaan lingkungan yang masih kurang tertata dengan baik termasuk kesiapan menghadapi bencana. Langkah strategis adalah dengan mengacu kepada pembangunan berwawasan lingkungan, kelestarian lingkungan dapat tetap terjaga disertai dengan meningkatkan ketahanan terhadap bencana. Tim PkM Prodi Teknik Sipil UKI berkolaborasi dengan pemerintah setempat dalam mendukung hal ini berupa bimbingan teknis dan pendampingan kepada Masyarakat dan Perngkat desa setempat di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mempersiapkan desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana. Tim Prodi Teknik sipil UKI menyediakan materi bimbingan teknis yang terkait dengan lingkungan berkelanjutan sesuai konsep desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana melalui pemberdayaan masyarakat secara swadaya dan swadana.

 

 

Abstract: One of the possible tourism destinations is the Mentawai Islands Regency, located in the province of West Sumatra and has the capital city of Tuapejat in the Sipora Utara District, 153 kilometers from Padang. This is why the tourism business in Mentawai currently needs to catch up due to poor road and bridge infrastructure and poorly structured environmental management, particularly disaster preparedness. The strategic step is to refer to environmentally sound development to ensure ecological sustainability while strengthening resilience to calamities. The PkM UKI Civil Engineering Study Program team worked with the local government to prepare eco-friendly and disaster-responsive tourism villages in the Mentawai Islands Regency by providing technical guidance and assistance to local residents and village officials. Through self-help and self-funding community empowerment, the UKI Civil Engineering Study Program team delivers technical guidance material connected to a sustainable environment based on the notion of an eco-friendly and disaster-responsive tourism town.

References

Alikodra, H. S. (2012). Konservasi sumberdaya alam dan lingkungan: Pendekatan ecosophy bagi penyelamatan bumi. UGM Press.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2019). Pemeriksaan cepat (quick assesment) kerusakan bangunan gedung pasca bencana gempa bumi. Tim Struktur Bangunan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2018. Sub Direktorat Statistik Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2019. Sub Direktorat Statistik Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2020. Sub Direktorat Statistik Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2021. Sub Direktorat Statistik Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2022. Sub Direktorat Statistik Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Badan Standardisasi Nasional.

Damayanti, C., Yamko, A. K., Souisa, C. J., Barends, W., & Naroly, I. L. P. T. (2020). Pemodelan segmentasi Mentawai-Pagai: Studi kasus gempa Megathrust di Indonesia. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(2), 105–110. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i2.56

Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. (2021). Laporan kinerja tahun 2020. In Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat (Issue Januari).

Goleman, D. (2010). Ecological intelligence: The coming age of radical transparency. Penguin Books Ltd.

Heston, Y. P. (2015). Pengembangan rumah RISHA dengan teknologi knockdown sesuai kebutuhan kontekstual lokal. Seminar Nasional Dan Workshop SCAN#6, 210–219. http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_235069263717.pdf

Hutabarat, L. E., & Mulyani, A. (2022). Analisis korelasi tingkat pemahaman masyarakat terhadap perilaku pemilahan dan pengolahan sampah di Dusun Pade Mare Lombok Utara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(3), 646–653. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.646-653

Hutabarat, L. E., & Purnomo, C. C. (2021). Tingkat pemahaman masyarakat terhadap pemilahan sampah rumah tangga di Desa Pademare Lombok Utara. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Dan Lingkungan - CENTECH, 2(2), 72–81. https://doi.org/10.33541/cen.v2i2.3471

Hutabarat, L. E., Purnomo, C. C., & Purba, P. R. (2021). Bina lingkungan bagi masyarakat Dusun Pademare Desa Sambik Elen Lombok Utara NTB sebagai wujud PKM Bakti Milenial. JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Terkhusus Bidang Teknologi, Kewirausahaan Dan Sosial Kemasyarakatan, 3(2), 643–652. https://doi.org/10.33541/cs.v3i2.3338

Mulyani, A. S. (2021). Pemanasan global, penyebab, dampak dan antisipasinya. http://repository.uki.ac.id/4908/1/PEMANASANGLOBAL.pdf

Ogbuigwe, A. (2019). Writing from the future: The UN SDGs (2015–2030). Sustainability: The Journal of Record, 12(2), 50–52. https://doi.org/10.1089/sus.2019.29154

Panuluh, S., & Fitri, M. R. (2015). Perkembangan pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. International NGO Forum on Indonesian Development, 2(September), 1–25.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pub. L. No. 49 (1999).

Pusat Studi Gempa Nasional. (2017). Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia 2017. Buku laporan Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman.

Putra, A. P. (2011). Penataan ruang berbasis mitigasi bencana Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 2(1). https://jdpb.bnpb.go.id/index.php/jurnal/article/view/38

Sanene, P., & Mariadi, O. (2020). Pemda Mentawai usulkan pengurangan kawasan hutan jadi APL dalam perubahan RTRW. Mentawai Kita. https://www.mentawaikita.com/baca/4610

Sastra, Y., & Cahyaningrum, S. Y. (2022). Progres Trans-Mentawai baru 37 persen, warga pedalaman kesulitan jual hasil kebun. Kompas. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2022/10/31/progres-trans-mentawai-baru-37-persen-warga-pedalaman-kesulitan-jual-hasil-kebun

Satepu, L. M. (2020). 3 rekomendasi resort terbaik dengan pemandangan indah di Mentawai. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/merycisatepu0099/5f585570097f361bf762fba2/3-resort-terbaik dengan-pemandangan-indah-di-mentawai

Downloads

Published

2023-03-01

How to Cite

Hutabarat, L. E., Tambunan, E., & Simanjuntak, P. . (2023). Menuju desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana melalui pemberdayaan masyarakat Kepulauan Mentawai. Abdimas Dewantara, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.30738/ad.v6i1.14343

Citation Check