FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) LAHAN SAWAH DI KELOMPOK TANI KARANGREJO DESA GADINGHARJO KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL

Authors

  • Herinimus Laki Langi
  • Ignatius Suprih Sudrajat
  • Ari Astuti

Keywords:

bawang merah, faktor-faktor produksi bawang merah.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Sosial Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah (Allium Cepa L.) Lahan Sawah Di Kelompok Tani Karangrejo Desa Gadingharjo Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Pemilihan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan petimbangan bahwa Desa Gadingharjo merupakan salah satu Desa yang memiliki potensi produksi bawang merah dilahan sawah yang cukup tinggi diantara Desa lain. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis Regresi Linier Berganda untuk mengetahui tingkat pengaruh faktor-faktor produksi antara lain luas lahan (x1), tenaga kerja (x2), pestisida (x3), benih (x4), pupuk (x5), faktor sosial (x6). Dari hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa luas lahan, tenaga kerja, pestisida dan faktor sosial tidak berpengaruh nyata terhadap produksi untuk benih dan pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi lebih kecil dari 0,05 dengan tingkat 95%. Uji Fhitung dari hasil pengujian didapatkan nilai sig 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan Fhitung 142,216 lebih besar dari Ftabel 2,034 yang berarti Ha diterima artinya terdapat pengaruh variabel secara simultan terhadap y.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asauri,Sofjan. 2009. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Bandung.

Budiono. 2011. Penyuluhan : Petunjuk Bagi Penyuluh Pertanian. Erlangga

Badan Pusat Statistik DIY. 2017. Perkembangan Produksi Bawang Merah Menurut Kabupaten Di Provinsi Yogyakarta Tahun 2012-2017. Yogyakarta

Direktorat Bina Produksi Holtikultura, 1999. Profil Komoditi Unggulan: Tanaman Pangan dan Holtikultura. Direktorat Tanaman Pangandan Holtikultura. Jakarta.

Ginting, M. 2013. Analisis Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Luas Tanam Bawang Merah Berdasarkan Pendapatan Petani Di Kabupaten Dairi, ISSN:3226-3544.

Linda Ryanti. 2011. Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor Produksi Pada Usahatani Bawang Merah di Kecamatan. Lambuye. Kabupaten. Kunawen. Jurnal Sungkai. Vol. 2 No. 1. Edisi Maret 2015 Hal : 60-73.

Muhibbin Syah. 2010. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung. PT Remaja Rosdakarya

Narbuko, Drs. Cholid dan Drs. H. Abu Achmadi. 2012. Metodologi Penelitian. Jakarta : Bumi Aksara.

Rahim, A. dan Diah, R. 2007. Ekonomi Pertanian, Jakarta. Penebar Swadaya.

Rahayu, E,dan Berlian,N.vA, 2004. Bawang Merah. Penebar swadaya. Jakarta.

Soekartawi.1990. Teori Ekonomi Produksi: Dengan Pokok Bahasan Analisis Cobb Douglas. Jakarta. Rajawali Pers.

Sumiyati, 2006. Analisis Pendapatan dan Efisiensi Penggunaan Faktor-faktor Produksi Usahatani Bawang Daun (Studi Kasus di Desa Sindangjaya, Kecamatan, Pacet, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat). Skripsi. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani.Jakarta. Penerbit Universitas Indonesia UI-Press.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. CV. Alfabeta.

Published

2020-03-03

How to Cite

Langi, H. L., Sudrajat, I. S., & Astuti, A. (2020). FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) LAHAN SAWAH DI KELOMPOK TANI KARANGREJO DESA GADINGHARJO KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL. Jurnal Ilmiah Agritas, 3(1), 9–18. Retrieved from https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/agritas/article/view/7167

Issue

Section

Artikel

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>