RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL POLONG MUDA TANAMAN KORO GAJIH (Dolichos lablab L.) PADA MACAM PUPUK ORGANIK DAN KONSENTRASI RHIZOBAKTERIA BAMBU DI LAHAN VULKANIK

Authors

  • Rahardiyan Eko Bagus Wijanarko
  • Maria Theresia Darini
  • Yekti Maryani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk organik dan konsentrasi indigenous rhizobakteria yang tepat pada budidaya koro gajih (Dolichos lablab L.). Penelitian dilaksanakan di Dusun Kemiri, Kelurahan Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, ketinggian tempat 950 m di atas permukaan laut (dpl). Jenis tanah regosol, dengan pH tanah 5,6 - 6,0. Kelembaban nisbi udara berkisar 74 - 87%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial 3 ulangan. Faktor pertama adalah macam pupuk organik terdiri dari tiga aras yaitu pupuk kandang sapi 1,6 kg, pupuk kascing 0,80 kg, dan pupuk guanofosfat 15 g. Faktor kedua konsentrasi indigenous rhizobakteria bambu terdiri dari tiga aras, yaitu 0%, 5%, dan 10%. Variabel pengamatan meliputi panjang akar, bobot segar akar, bobot segar tajuk, jumlah daun, panjang batang, bobot segar daun, bobot polong, jumlah polong, berat kering akar, bobot kering tajuk, berat kering daun, bobot polong per hektar. Analisis data menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5% dan dilanjutkan dengan DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara perlakuan macam pupuk organik dan konsentrasi indigenous rhizobakteria bambu terhadap pertumbuhan dan hasil polong muda tanaman koro gajih. Penggunaan pupuk organik tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman koro gajih. Pemberian konsentrasi indigenous rhizobakteria bambu tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil polong muda tanaman koro gajih.

Downloads

Published

2022-01-27

Issue

Section

Artikel

Citation Check