Pertumbuhan dan Respon Hasil Melon (Cucumis melo L.) terhadap Penggunaan Pupuk Mulsa dan Kotoran

Authors

  • Rini Nur Rahmah
  • Yacobus Sunaryo Fakultas Pertanian UST Yogyakarta
  • Lilik Kusdiarti Fakultas Pertanian UST Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak mulsa dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil melon. Percobaan dilakukan di lahan gersang Ngasem Utara, Plembutan, Playen, Gunungkidul, dari bulan Desember 2014 sampai Februari 2015. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial 3x3 yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis mulsa yang terdiri dari 3 tingkat: tanpa mulsa, mulsa dengan perak pada plastik berwarna hitam, dan mulsa dengan jerami padi. Faktor kedua adalah dosis pupuk: 5, 10, 15 ton ha-1. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perak pada plastik berwarna hitam memiliki perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan dibandingkan dengan aplikasi mulsa lainnya. Aplikasi pupuk kandang 15 ton ha-1 menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik daripada dosis 10 ton ha-1 dan dosis 5 ton ha-1. Produksi buah tidak maksimal karena infeksi jamur berbulu pada tanaman daun beberapa minggu sebelum pemanenan.

Published

2019-03-26

Issue

Section

Artikel