Pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan budaya agraris untuk penutur asing tingkat pemula

Authors

  • Degita Danur Suharsono Politeknik Negeri Jember, Indonesia
  • Julien Arief Wicaksono Politeknik Negeri Jember, Indonesia
  • Gullit Tornado Taufan Politeknik Negeri Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30738/caraka.v9i1.12272

Keywords:

Bahan Ajar, BIPA, Budaya Agraris, Penutur Asing, Tingkat Pemula

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar BIPA bermuatan budaya agraris untuk penutur asing tingkat pemula. Fokus utama penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berdasar-kan aspek materi pembelajaran, organisasi penyajian, penggunaan bahasa, dan tampilan. Metode penelitian pengembangan ini menggunakan model R2D2 yang terdiri atas fokus penetapan, fokus perancangan, dan fokus desiminasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, telaah doku-men, diskusi kelompok terarah, dan angket. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman telaah dokumen, pedoman diskusi kelompok terarah, dan angket validasi bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan layak untuk diimplementasikan sesuai penilaian dan saran validator.

 

 Development of BIPA teaching materials with agrarian culture for beginner foreign speakers

 

Abstract: This study aims to develop BIPA teaching materials containing agrarian culture for beginner-level foreign speakers. The main focus of this research is developing teaching materials based on aspects of learning materials, presentation organization, language use, and display. This development research method uses the R2D2 model, which consists of a determination focus, a design focus, and a dissemination focus. Data collection techniques used observation, document review, focus group discussions, and questionnaires. The data collection instrument used an observation guide, a document review guide, a focus group discussion guide, and a teaching material validation questionnaire. The results showed that the teaching materials developed were feasible to be implemented according to the validator's assessment and suggestions.

References

Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Anderson, L. W., Krathwohl, D. R., Airasian, P. W., Cruikshank, K. A., Meyer, R. E., Pintrich, P. R., Raths, J., & Wittrock, M. C. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing : a revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Bixler, B. (2007). Psychomotor domain taxonomy. Penn State Learning Design Community Hub. http://ets.tlt.psu.edu/learningdesign/objectives/psychomotor

Fink, L. D. (2003). A self-directed guide to designing courses for significant learning. University of Oklahoma, 27(11), 1–33.

Murray, B. (2014). Learning taxonomy–Krathwohl’s affective domain. https://global.indiana.edu/documents/Learning-Taxonomy-Affective.pdf

Mustakim, M. (2003). Peranan unsur sosial budaya dalam pengajaran BIPA. Proseding Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing IV.

Rijal, S. (2018). Budaya agraris dalam konsep idiom bahasa Indonesia: kajian antropolinguistik. DIGLOSIA : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 45–52. https://doi.org/10.30872/diglosia.v1i1.pp45-52

Susanto, G. (2008). Bahan ajar tingkat pemula untuk pebelajar Jepang. Universitas Negeri Malang.

Sutjipta, N. (2016). Revitalisasi budaya agraris untuk pembangunan berkelanjutan di bali. 1– 16.

Suyitno, I. (2017). Deskripsi empiris dan model perangkat pembelajaran BIPA. Bandung: Refika Aditama.

Ulumuddin, A., & Wismanto, A. (2014). Bahan ajar Bahasa Indonesia ranah sosial budaya bagi penutur asing (BIPA). Sasindo, 2(1 Januari).

Willis, J. W. (2009). Constructivist Instructional Design (CID): foundations, models, and examples. IAP.

Downloads

Published

2022-12-16

How to Cite

Suharsono, D. D., Wicaksono, J. A., & Taufan, G. T. (2022). Pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan budaya agraris untuk penutur asing tingkat pemula. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajarannya, 9(1), 82–89. https://doi.org/10.30738/caraka.v9i1.12272

Citation Check