Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka Caraka: Scientific Journal of Language, Literature, and Learning published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sarjanawiyata Tamansiswa University, Yogyakarta, with P-ISSN: 2407-7976 and E-ISSN: 2579-4485, and first published in December 2014. Editorial Office: Faculty of Teacher Training and Education, Sarjanawiyata Tamansiswa University, Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997. Email: jurnalcaraka@ustjogja.ac.id. en-US <span>Carefully read the submission guidelines as follows:</span><br /><br /><span>1) Paper should be written in english.</span><br /><span>2) The length of submitted paper is at least 6 pages and no more than 12 pages.</span><br /><span>3) Use of a tool such as Zotero, Mendeley, or EndNote for reference management and formatting, and choose IEEE style</span><br /><span>4) The paper must conform to standard Caraka paper.</span><br /><span>5) You need to log in to submit your paper, which requires you to be registered.</span><br /><span>6) Supplementary files such as graphs, pictures, images, or video and audio files are can including to Caraka Server if needed.</span><br /><span>7) An abstract is required for a paper submission.</span><br /><span>8) You can upload a revised version, if requested by Editor</span> msudartomo@ymail.com (Sudartomo Macaryus, M.Hum.) jokosantoso@ustjogja.ac.id (Joko Santoso) Thu, 02 Dec 2021 08:01:37 +0700 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS ANALISIS WACANA KRITIS MODEL VAN DJIK DALAM PEMBERITAAN RESHUFFLE KABINET PADA HARIAN TEMPO.CO https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11465 <p><em>The purpose of this research is to describe the macro structure, superstructure, and micro structure of the news text on tempo.co daily. The method used is descriptive qualitative with van Djik's critical discourse analysis approach. The results of the analysis show that the macrostructure section describes the general theme of the cabinet reshuffle issue. The schematic superstructure section consists of a summary and a story that describes the author's efforts to display a certain effect. The micro structure section consists of background, details, intent, coherence, distinguishing coherence, sentence forms, pronouns, lexicon, presuppositions, graphics, and metaphors that describe the author's efforts to lead readers' opinions so that Jokowi will increase the number of ministers from professional circles.</em></p> Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri, Yoga Pradana Wicaksono Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11465 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 STRATEGI MENGATASI KETIMPANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR SELAMA PANDEMI COVID-19 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9280 <p>Pembelajaran merupakan kegiatan di dalam suatu proses pendidikan. Dengan adanya pandemi covid-19 sekarang ini, proses pembelajaran mengalami berbagai kendala. Terdapat beberapa ketimpangan pada pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah pembelajaran bahasa Indoneia pada sekolah dasar di masa pandemi covid-19 sehingga nantinya terdapat pemecahan masalahnya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pendidik harus memiliki variasi metode pengajaran selama pembelajaran jarak jauh. Tak kalah penting, orang tua juga harus berperan aktif dalam mendampingi anak-anaknya dalam belajar.</p> Neni Nur Utami Copyright (c) 2021 Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9280 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SELENA KARYA TERE LIYE https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11330 <p><em>Abstract</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Character education can be learned through novels, namely the novel Selena by Tere Liye. The novel contains aspects of educational value that teachers can use to teach the value of character education in Tere Liye's novel Selena. The purpose of this study is to describe the value of character education. This research is a qualitative research using content analysis method. The data source in this study is the novel Selena by Tere Liye. The data in this study are quotes from educational values ​​in the novel Selena by Tere Liye. Data collection techniques are reading and note-taking techniques. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. The results of this study are the value of character education which is found to be socially caring 1 data, disciplined 4 data, independent 1 data, hard work 6 data, honest 1 data, friendly/communicative 3 data, appreciating achievement 3 data, curious 2 data, love peace 3 data, and likes to read 2 data.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Character Education Value, Novel</em></p> Winda Dwi Hudhana Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11330 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 KOSMOLOGI TANTRAYANA DI BALI DALAM MENGHADAPI PAGEBLUK WABAH PENYAKIT https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11332 <p>Saat ini masyarakat Indonesia dan dunia menghadapi wabah penyakit virus covid-19. Di Indonesia, kedatangan wabah penyakit disebut sebagai masa pagebluk. Indonesia memiliki pengetahuan lokal dalam menanggulangi bencana atau wabah penyakit yang tercermin dalam kearifan lokal masing-masing daerah. Pada umumnya, kearifan lokal adalah jalan tengah yang dimiliki oleh masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan alam dan dunia. Salah satu daerah yang masih mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal adalah Pulau Bali. Masyarakat Bali berpandangan bahwa alam adalah sosok Ibu yang perlu dihormati sehingga menjaga alam bukanlah suatu paksaan melainkan bentuk kasih sayang. Kosmologi Tantrayana salah satu ritual dan kepercayaan yang membahas kesiapan mental manusia dalam menghadapi wabah penyakit atau musibah. Masyarakat Bali percaya jika menjaga, melestarikan dan merawat alam maka manusia akan jauh dari bencana. Untuk mewujudkan itu, masyarakat Bali percaya terhadap keseimbangan mikrokosmos, makrokosmos dan Tuhan. Pengetahuan lokal masyarakat Bali dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam membentuk mental ketika datang wabah penyakit. Ajaran Tantrayana mencoba mengingatkan manusia bahwa bencana dapat ditelusuri melalui metode folklor, yang artinya ada pertanda sebelum wabah penyakit datang. Melalui lima konsep yang ditawarkan dalam ajaran Tantrayana mengajarkan manusia untuk bisa menahan diri ketika wabah penyakit datang. Hal ini relevan dengan sikap yang seharusnya dilakukan manusia dalam menghadapi virus covid 19, seperti menahan diri untuk berpesta agar tidak terlibat di kerumunan masa yang dapat berpotensi besar penularan virus covid-19. Penelitian ini mencoba menulusuri tiga hal yaitu konsep kosmologi Tantrayana, peran ajaran Tantrayana dalam membentuk mental masyarakat Bali saat menghadapi pageblug wabah penyakit, dan&nbsp; kesiapan mental masyarakat Bali dalam menghadapi Covid 19. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep kosmologi Tantrayana, mendeskripsikan peran ajaran Tantrayana dalam membentuk mental masyarakat Bali saat menghadapi pageblug wabah penyakit. Mendeskripsikan kesiapan mental masyarakat Bali dalam menghadapi Covid 19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai target yang ingin dicapai dengan menggunakan wawancara mendalam yang meliputi (a) triangulasi, (b) peer debriefing. (c) member check dan audit trial.</p> <p>Kata Kunci: Kosmologi, Tantrayana, Bali, Pagebluk, Covid-19</p> Endah Imawati Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11332 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 KALIMAT INTEROGATIF DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS VIII EDISI REVISI 2017 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9424 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kata tanya, jenis-jenis, pembentukan dan pola kalimat interogatif dalam buku teks <em>Bahasa Indonesia</em> Kelas VIII Edisi Revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode analisis adalah metode agih dengan teknik baca markah, teknik ubah wujud, teknik ekstraksi, teknik perluas dan teknik analisis fungsi konstituen kalimat. Metode ini disajikan secara informal. Hasil penelitian ini adalah (1) kata tanya meliputi: <em>apa(kah), siapa(kah), mengapa, kenapa, mana(kah), kapan, berapa, </em>dan<em> </em><em>ada(kah, bagaimana, </em>dan<em> bukan. </em>(2) jenis-jenis yaitu meminta jawaban <em>ya</em><em>-</em><em>tidak</em>, meminta keterangan mengenai salah satu unsur kalimat, meminta alasan, meminta pendapat, dan menyungguhkan; (3) pembentukan yaitu dengan menambahkan partikel penanya <em>apa</em><em>kah</em><em>,</em><em> </em>dengan membalikkan susunan kata, dengan menggunakan kata <em>bukan,</em><em> </em>dengan mengubah tanda baca, dan dengan memakai kata tanya: (4) pola adalah (a) (Kt.Tny)+S+P+(O)+(Pel)+(Ket), (b) +Adv-<em>kah</em>+S+P, (c) +P-<em>kah</em>+S+Ket, dan (d) +S+P+(O)+(Pel)+(Ket), Kt.Tny.</p> Maya Apriyanti Setyaningsih, Mukhlish Mukhlish Mukhlish Copyright (c) 2021 Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9424 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 Factor analysis of effort to Grow Students’ Reading Interest https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/10969 <p><em>Factor analysis of effort to Grow Students’ Reading Interest. This study aims to analyze the factors that can grow students’ reading interest, especially junior high school and senior high school level. This study is descriptive qualitative research which data source are containing in junior and senior high school of Metro School Makassar. The result of this study shows that School Literacy Movement (SLM) reading for five teen minutes before class, is less effective application in an effort to foster ethics’ and students’ reading interest. In addition, in this study found nine factors than can effect students reading interest: (1) Leader or teachers, (2) time allocation for reading, (3) type of reading, (4) reading place or library, (5) availability of books, (6) financial or the economic state of parents, (7) parents support, (8) Book store, (9) motivation to increase reading interest</em><em>.</em></p> Andi Batara Indra, Muh Nurdin, Fajrul Ilmy Darussalam Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/10969 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 THE EFFECT OF LANGUAGE DISORDERS ON LOW INTELLIGENCE LEVEL IN A 17-YEAR-OLD ADOLESCENT https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11027 <p><em>This research was written because language disorder is one of the causes of obstruction of a person in acquisition. The purpose of this paper is to describe the effect of language disorders on the low intelligence level (IQ) of a 17 years old adolescent. In this study, the authors used a qualitative descriptive method with the research subject being a teenager named Adin. The subject of this study experiencing cognitive language disorder, dementia, is one of the discussions in psycholinguistics. This study describes what is meant by language disorder in terms of symptom identification, language behavior characteristics and how to handle it. Based on the analysis conducted, one of the causes of language disorders is due to brain injury that the sufferer has experienced and can affect the muscles needed to speak so that it does not work properly. With this paper, it is hoped that it can be useful for readers and increase readers' insight.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Language disorders, IQ, adolescents.</em></p> Lilis Najiah Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11027 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 APLIKASI TESAURUS INDONESIA SEBAGAI SOLUSI MENGATASI MINIMNYA PENGGUNAAN KOSAKATA DALAM MENULIS https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11486 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan aplikasi Tesaurus Indonesia sebagai solusi mengatasi minimnya penggunaan kosakata dalam menulis. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Dalam tahap pengumpulan data, maka peneliti melaksanakannya dengan teknik studi pustaka, penelitian langsung terhadap aplikasi Tesaurus Indonesia dan kuesioner melalui <em>Google Form</em>. Analisis data dilaksanakan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari buku, artikel yang dimuat dalam jurnal, internet, dan sumber kredibel lainnya beserta data pendukung yang diperoleh dari <em>Google Form</em>. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kosakata mutlak diperlukan oleh setiap pemakai bahasa dan penting untuk mengembangkan tulisan. Berdasarkan data yang diperoleh 81% dari total responden menyatakan bahwa salah satu kendala saat menulis adalah kurang bisa menggunakan kosakata yang beragam. Kemudian, 81% dari total responden ternyata belum mengetahui aplikasi Tesaurus Indonesia. Aplikasi Tesaurus Indonesia mampu membantu mengatasi minimnya penggunaan kosakata dalam menulis karena menyediakan sinonim setiap kata dan antonim beberapa kata.</p> Dinda Fatimah Nuraulia Azzahra, Aninditya Sri Nugraheni Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11486 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 PENGARUH KATA NEGATIF TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9746 <p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Pemerolehan bahasa merupakan faktor penting dalam perkembangan dan pembentukan karakter anak. Penguasaan bahasa yang baik sangat menunjang kualitas hidup seseorang dalam aspek interaksi sosial. Pengaruh ucapan atau kata negatif secara intensif pada anak akan berdampak buruk dalam pembentukan karakter anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh atau dampak ungkapan atau kata negatif terhadap pemerolehan bahasa anak dan pembentukan karakternya disekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitaian ini adalah bahwa ungkapan atau perkataan negatif dari keluarga ataupun lingkungan sangat berpengaruh terhadap proses pemerolehan bahasa anak dan berdampak negatif terhadap pembentukan karakteristik siswa. Realitas yang kita temui selama ini, apa yang kita ucapkan terhadap anak terutama ucapan negatif, maka secara bertahap pada area otak akan mengolahnya dan suatu ketika akan diucapkan atau ditirukan kembali oleh anak tersebut. Kesimpulannya kata atau ungkapan negatif yang didengar anak berasal dari keluarga ataupun lingkungan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak tersebut.  </p> Eka wahyu wibowo Copyright (c) 2021 Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9746 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 VERBA BERAFIKS DALAM TEKS BIOGRAFI https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9954 <p>ABSTRAK<br />Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan afiks pembentuk verba. makna afiks pembentuk verba, perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi Ki Hadjar Dewantara, R.A Kartini, Seodirman, dan Buku Kelas X Indonesia edisi revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode simak dengan teknik bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik lesap, dan teknik analisis fungsi unsur kalimat. Metode hasil penyajian analisis data dilakukan dengan metode informal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Afiks pembentuk verba dalam teks biografi adalah (a) prefiks, (b) sufiks, (c) konfiks, dan (d) kombinasi afiks.(2) Makna afiks pembentuk verba dalam teks biografi adalah (a) makna ‘menghasilkan’, (b) makna ‘melakukan’, (c) makna ‘memberi’, (d) makna ‘telah dilakukan atau dalam keadaan’, (e) makna ‘telah mengalami’, (f) makna ‘dapat’, (g) makna ‘tidak disengaja’, dan (h) makna ‘dikenai tindakan atau dikenai laku’. (3) Perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi adalah (a) verba ekatransitif (b) verba dwitransitif, dan (c) verba taktransitif.</p> maryam haniatuz zahrok Sholihah Copyright (c) 2021 Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/9954 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 INTERPRETASI SEMBAHYANG DALAM PENGAKUAN EKS PARASIT LAJANG KARYA AYU UTAMI https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11055 <p><em>Prayer is one of the discourses that appear in novel </em>Pengakuan Eks Parasit Lajang (PEPL) <em>by Ayu Utami. Various prayer dictions and their equivalents appear several times in the </em>PEPL<em>. An in-depth study is needed to see the narrative or discourse that emerges from the presence of these dictions. The statement of the problem in this research lies in the possibilities of discourse that arise from the presence of prayer dictions and their equivalents. The method used is qualitative-descriptive with Paul Ricouer's interpretation theory. The findings resulted in three forms of discourse that appeared in the PEPL. First, presenting local values in religion; second, showing consistency in the sacredness of prayer; and the three prayers are placed as artificial objects.</em></p> Eva Dwi Kurniawan Copyright (c) 2021 https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/11055 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700 ETIKA PROFETIK CERPEN “NASIHAT KIAI LUQNI”, “HILANGNYA PERANGKAT DESA”, “KANG MAKSUM”, DAN “NYAI SOBIR” KARYA AHMAD MUSTOFA BISRI https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/10221 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika humanisasi, etika liberasi, etika transendensi dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya A. Mustofa Bisri, serta penerapan nilai-nilai profetik dalam pembelajaran kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan teknik baca dan catat. Metode analisis data menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri terdapat nilai-nilai profetik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Nilai-nilai profetik tersebut diantaranya : nilai religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, demokratis, dan jujur.</p> Fatimatuz Zahroh Copyright (c) 2021 Caraka https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/10221 Thu, 02 Dec 2021 00:00:00 +0700