Tradisi Selasa Wage Di Malioboro Sebagai Sumber Ide Penciptaan Seni Lukis

Authors

  • Bima Arindra Kuswardana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Bambang Trisilo Dewobroto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Andrik Musfalri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30738/cilpa.v8i1.13935

Keywords:

Malioboro, Seni Lukis, Tradisi, Selasa Wage

Abstract

Abstrak

“Tradisi Selasa Wage” atau biasa masyarakat sekitar dan para pedagang kaki lima area Malioboro dengan julukan “Jogja Reresik Malioboro Selasa Wage”, salah satu aktivitas sosial dimana kendaraan umum tidak diperbolehkan untuk melintas atau melewati sepanjang Jalan Malioboro, sehingga para wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara yang sedang berlibur di Malioboro sangat menikmati suasana tradisional tersebut.  Tujuan penciptaan ini adalah menjadikan sebuah media yang dapat mengembangkan sebuah ide, konsep, gagasan, dan teknik lukis dalam menciptakan suatu karya. Mengekspresikan sebuah konsep pada moment aktivitas “Tradisi Selasa Wage” dalam sajian karya lukis kontemporer. Menggali proses kreatif secara Teknik yang pada akhirnya dapat menemukan sebuah karakter yang khas dalam proses kreatifnya. Penciptaan karya ini yang terinspirasi dari aktivitas masyarakat Malioboro melakukan gotong royong, guna untuk menjaga kelestarian, kebersihan lingkungan sepanjang jalan Malioboro. Metode penciptaan dengan melakukan eksplorasi, dari segi eksplorasi visual, eksplorasi bentuk, eksplorasi konsep, eksplorasi teknik, dan analisis data yang meliputi data premier, data sekunder. Tema yang dipilih adalah pengenalan tradisi di daerah Yogyakarta. Hasil penelitian ini menggambarkan suasana kegiatan Tradisi Selasa Wage di Malioboro yang menjadi objek dalam membuat karya-Karya seni Lukis, yang menghasilkan sebanyak 7 karya lukisan dengan berbagai jenis ukuran dan teknik, diantaranya yang berjudul Gelap Malam Tengah Kota, Hiburan Jalanan, Guyup Rukun, Reresik Malioboro, Tarian Anak, Talk Show, dan Berjalan Bebas.

Abstrak

"Tuesday Wage Tradition" or commonly the local community and street vendors in the Malioboro area with the nickname "Jogja Reresik Malioboro Tuesday Wage", one of the social activities where public vehicles are not allowed to pass or pass along Jalan Malioboro, so tourists both local and foreigners who are on vacation in Malioboro really enjoy the atmosphere of this tradition. The purpose of this creation is to make a medium that can develop an idea, concept, ideas, and painting techniques in creating a work. Expressing a concept at the moment of the “Tuesday Wage Tradition” activity in the presentation of contemporary paintings. Exploring the creative process technically which in the end can find a specific characteristic in the creative process.The creation of this work was inspired by the activities of the Malioboro people doing mutual cooperation, in order to maintain sustainability, clean the environment along the Malioboro road. The creation method is by exploring, in terms of visual exploration, form exploration, concept exploration, technical exploration, and data analysis which includes premier data, secondary data. The chosen theme is the introduction of traditions in the Yogyakarta area, the atmosphere of the Tuesday Wage Tradition activities in Malioboro which are the objects in making works.7 painting works with various types of sizes, techniques, and creation of works in 2021 entitled Dark Midnight City, Street Entertainment, Guyup Rukun, Malioboro Rehearsal, Children's Dance, Talk Show, and Free Walking

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kartika, D.S. 2004. Seni Rupa Modern. Bandung : Rekayasa Sains.

Marianto, Dwi. 2017. Seni dan Daya Hidup Dalam Perspektif Quantum.

Poerwadarminta, W.J.S. 1993. Kamus Umum Bahasa Indonesia.

Sadjiman Ebdi Sanyoto. 2010. Nirmana Elemen-elemen Senidan Desain. Yogyakarta: Jalasutra.

Sugiyono. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta

Sumardjo, Jakob. 2000. Filsafat Seni. Bandung: Penerbit ITB

Baharuddin, Aris. Kasmita, Maya. Salam, Rudi. 2016. Analisis Kepuasan Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Malioboro Kota Yogyakarta. Makassar

Himawan, Willy. Nugroho, Budi Adi. 2014. Visual Tradisi Dalam Karya Seni Lukis Kontemporer Sebagai Wujud Artistik Pengaruh Sosial Budaya. Bandung : Puasat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Ningrum, Diyah Ayu Pradapa. 2018. Desain Grafis Kartunal pada T-shirt sebagai Media Kampanye Penanggulangan HIV/AIDS. Semarang.

Sudarsana, I Wayan. Susanto, Moh. Rusnoto, Setiawati, Sri Wastiwi. Barriyah, Insanul Qisti. Ganik , Made Aditya Abhi . 2019. Indonesian Contemporary Art: A Local Genius Learning Perspective. Yogyakarta.

Christiani Yuri, 2018. Eksplorasi Estetika Pisang Sebagai Metafora Dalam Penciptaan Karya Seni Lukis. Yogyakarta

Salaleubaja, Supriadi. 2017. Tato Mentawai dalam Karya Lukis Dekoratif. Padang

Downloads

Published

2023-01-09

How to Cite

Kuswardana, B. A. ., Dewobroto, B. T. ., & Musfalri, A. . (2023). Tradisi Selasa Wage Di Malioboro Sebagai Sumber Ide Penciptaan Seni Lukis. Cilpa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Rupa, 8(1), 25–34. https://doi.org/10.30738/cilpa.v8i1.13935

Issue

Section

Artikel

Citation Check