Manajemen Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta

Isi Artikel Utama

Binarsih Sukaryanti

Abstrak

Tujuan Penelitian ini adalah Mendeskripsikan manajemen dalam   pengelolaan sekolah model sistem penjaminan mutu intenal di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil pengamatan, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaaan, waka sarana prasarana, waka hubungan masyarakat, beberapa guru mata pelajaran, dan beberapa siswa. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah model sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di SMP Muhammadiyah 2  Yogyakarta disesuaikan dengan regulasi dan standar mutu pelayanan yang ditetapkan sudah tergolong baik. Dengan banyaknya program kolaboratif dalam sekolah model yang dilaksanakan, fungsi perencanaan berjalan baik dan lebih terarah, fungsi pengorganisasian dilakukan dalam upaya pembagian tugas dan wewenang dalam pengkoordinasian sudah sesuai job deskripsi dari masing-masing personel. Kepala sekolah dibantu wakil kepala sekolah melakukan penggerakan dalam struktur organisasi tersebut sehingga berjalan dengan baik. Walaupun terdapat hambatan dan kendala seperti keterbatsaan waktu dan aktifitas sekolah yang padat dan Perserta didik yang heterogen dari latar belakang belakang keluarga yang berbeda,  namun secara keseluruhan program sekolah model berjalan sesuai baik dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Selain itu sekolah juga aktif bekerjasama dengan sekolah lain, melakukan pertukaran pelajar,  menjalin hubungan dengan isnstansi pemerintah yang terkait, dan sekolah aktif melakukan kegiatan inovatif, melakukan pengembangan diri untuk  pendidik dan tenaga kependidikan dengan mengikuti bimtek, diklat, workshop, dan berbagai hal yang kompetitif. Hal tersebut berguna dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia sehingga pelayanan sekolah dalam program sekolah model dapat lebih meningkat disertai peningkatan prestasi siswa dan sekolah.

Rincian Artikel

Bagian
Vol 2 No 3 (Februari) 2020

Referensi

Arikunto, Suharsimi & Lia Yuliana. (2012). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media

Fattah Nanang. (2009). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung : PT. Remaja RosdaKarya

Hani T. Handoko. (2003). Manajemen Teori.Yogyakarta: BPFE

http://smppgri24jakarta.blogspot.com/2014/05/merdeka.htmldiakses.pada.tanggal18.02.2018 jam11.19 Minggu

http://www.matapelajaran.org/2014/07/pengertian-dan- penjelasan delapan.html. diakses.pada.tanggal.27-02-2017.pukul 20.00 Selasa

(http://shi-senhikari.blogspot.com/dasar-dasar-administrasi-danmanajemen.html

Imran Siregar, Efektifitas Penyelanggaraan Madrasah Model: Studi tentang MAN 2 Model Padang sidempuan, (Jakarta : Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, 2000), 12.

Lexy. Moleong. (2004). Metode penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Petunjuk Teknis Pengembangan Sekolah Model dan Pola Pengimbasan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Alfabeta.