Manajemen E-Learning Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19

Main Article Content

Umi Fatonah
Rahmat Mulyono

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19, 2) ragam inovasi, 3) faktor pendukung dan penghambat manajemen e-learning, dan 4) solusi manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 di SD Wonosari II dan SD Baleharjo Gunungkidul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah SD Wonosari II dan SD Baleharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 di SD Wonosari II dan SD Baleharjo Gunungkidul terdiri dari: a) perencanaan e-learning dengan sosialisai dengan wali murid dan komite, membuat RPP daring, menyiapkan sarpras, b) pengorganisasian e-learning yaitu dengan melakukan rapat dengan komite dan wali murid terkait program e-learning, menyusun struktur organisasi tim pelaksana e-learning c) pelaksanaan e-learning yaitu dengan membuat kelas digital di google classroom dan mengundang siswa melalui tautan memberikan bantuan teknis pada guru dan siswa yang kesulitan, dan d) pengawasan/pengendalian e-learning yaitu dengan pengawas melakukan supervisi dan monitoring, 2) ragam inovasi dalam pelaksanaan e-learning yaitu, pembelajaran menggunakan google classroom, dan mengevaluasi dengan google form 3) faktor pendukung dalam pelaksanaan manajemen e-learning yaitu sekolah menyediakan wifi, memberikan bantuan kuota internet dari dana BOS, dan bantuan kuota belajar dari kemdikbud,  dan faktor penghambat yaitu HP dibawa orang tua bekerja, dan anak perlu pendampingan orang tua dalam belajar online dan 4) solusi manajemen e-learning yaitu guru memberikan keleluasaan tenggang waktu mengikuti sesi sampai pukul 23.59 pada hari itu.

Article Details

Section
Vol 4 No 1 (Juni) 2021

References

Martoyo. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE. Hal.15

Nana, N., & Surahman, E. (2019). Pengembangan Inovasi Pembelajaran Digital Menggunakan Model Blended POE2WE di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika Dan Aplikasinya), 4, 82. https://doi.org/10.20961/prosidingsnfa.v4i0.35915

Sobron, A. ., Bayu, R., & S, M. (2019). Persepsi Siswa Dalam Studi Pengaruh Daring Learning Terhadap Minat Belajar IPA. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 1(2), 30–38.

Syah, R. H. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran. Salam: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 7(5), 395–402. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i5.15 314