PEMANFAATAN MELINJO DAN KULIT MELINJO MENJADI PRODUK INOVATIF DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SUMBAKELING

Authors

  • Rahma Widiantie
  • Ina Setiawati
  • Handayani

Keywords:

melinjo, kulit melinjo, pemanfaatan, produk inovatif

Abstract

Melinjo merupakan tanaman yang dapat tumbuh dimana saja sehingga menjadikan melinjo salah satu tanaman yang mempunyai potensi cukup besar untuk dikembangkan. Daun dan buah melinjo yang muda dapat diolah sebagai sayuran dan buah melinjo yang tua dapat diolah menjadi emping. Makanan ini banyak dihasilkan oleh industri kecil daerah, salah satunya di desa Sumbakeling. Bagian-bagian tumbuhan melinjo mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan antara lain flavonoid, tanin, dan saponin yang berfungsi sebagai antibakteri. Sebagian besar warga desa Sumbakeling mempunyai pohon melinjo dan mereka mempunyai keterampilan dalam mengolah buah melinjo menjadi emping sedangkan kulit melinjo hanya dimanfaatkan untuk diolah menjadi masakan dan apabila musim panen tiba kulit melinjo memiliki harga jual rendah karena mudah membusuk. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diadakan pengabdian kepada masyarakat untuk mengolah melinjo menjadi emping yang mempunyai rasa yang menarik sehingga rasa pahitnya tidak dominan dan mengolah kulit melinjo menjadi keripik kulit melinjo pedas manis dengan cita rasa yang khas. Selain itu juga diberikan pengarahan teknik pengemasan yang menarik dan ekonomis serta teknik pemasaran online agar produk dapat lebih mudah dikenal dan dipasarkan ke masyarakat luas. Dimana harapannya adalah menciptakan peluang usaha baru bagi warga desa sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga Desa Sumbakeling terutama di masa pandemic Covid-19.

References

Adolf J. N., Parhusip, & Kaywina Junetta Suraja, K.J. (2019). Pemanfaatan Bakteri Asam Laktat pada Minuman Fermentasi Kulit Melinjo Merah untuk Anti Asam Urat pada Tikus Wistar. FaST- Jurnal Sains dan Teknologi. 3(1): 59-70.

Ardiyansyah, & Mulia Apriliyanti, M. (2016). Karakteristik Kimia Teh Kulit Melinjo. Jurnal Ilmiah INOVASI, 1(2), 89-92

Cornelia, M., Siregar, T.M., dan Ermiziar. (2010). Study on Carotenoid Antioxidant Activity and Vitamin C of Melinjo Peels (Gnetum gnemon L.) Natural Pigments Conference for South-East Asia, Malang, 20-21 Maret 2010.

Dewi A.N. (2018). Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Kulit Buah Melinjo (Gnetum Gnemon) pada mencit jantan galur DDY. Skripsi.bogor IPB

Dewi, C., Utami, R., dan Riyadi, N.H. (2012). Aktivitas Antioksidan dan Antimikroba Ekstrak Melinjo (Gnetum gnemon L.). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 5(2), 74-81.

Eriska, Elisa, F., Nurwitri, C.C. (2009). Pemanfaatan Tepung Kulit Melinjo sebagai Sumber Serat dalam Pembuatan Biskuit. Jurnal Ilmu dan Teknologi.

Habibi, H, dkk, 2020, Pemanfaatan Emping Melinjo Menjadi Olahan Emping Madu Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Makamdowo, Jurnal Dharma Bakti-LPPM IST AKPRIND Yogyakarta.

Singh, P., Goyal, G.K. (2008). Dietary Lycopene: Its Properties and Anticarcinogenic Effects. Comprehensive Review in Food Science and Food Safety.

Suherman, Sutarti,2019, Inovasi Kreatif Olahan Keripik Berbahan Dasar Kulit Melinjo di Desa Tamiang Serang , Jurnal Berdaya Mandiri Vol.1 No.2.

Published

2021-10-23