MENSTIMULASI BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Authors

  • Dafid Slamet Setiana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/jst.v5i1.3989

Keywords:

stimulasi, berpikir kritis, modul pembelajaran

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan tahapan pengembangan modul pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis, (2) Menghasilkan modul pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada model pengembangan pendidikan dari Plomp. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan modul pembelajaran matematika yang dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis kemudian menguji penerapannya pada pembelajaran. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Produk dikembangkan menggunakan model pengembangan Plomp, (2) Produk yang dihasilkan berupa modul pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis dan instrumen tes, (3) Menghasilkan modul pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis yang valid, praktis, dan efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

TIMSS. (2015). TIMSS 2015 International results in mathematics. Chestnut Hill: TIMSS & PIRLS International Study Center.

Litbang Kemendikbud. (2015). Survei internasional PISA. Diakses tanggal 5 Agustus 2016 Tersedia di: http://litbang.kemendikbud.go.id/index.php/survei-internasional-pisa/tentang-pisa.

Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada.

Skinner, B. F. (2009). Pendidikan di walden two, dalam Menggugat pendidikan: Fundamentalis, konservatif, liberal, anarkis, terj. Omi Intan Naomi, cet. ke-7.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santrock, J.W. (2014). Psikologi pendidikan (5th ed). Jakarta: Salemba Humanika.

Scriven, M., & Paul, R. (2007). The critical thinking community: Foundation for critical thinking. Defining critical thinking. Diakses tanggal 5 Agustus 2016 dari http://www.criticalthinking.org/aboutCT/define_ critical_thinking.cfm.

Suhadi. 2007. Penyusunan Modul Pembelajaran dalam Kegiatan Lesson Study. Makalah disampaikan pada Pelatihan Lesson Study untuk Guru SMP se-Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hulu Sungai Utara, Kalimantan 27-31 Mei 2007.

Hinchliff, S. (2000). Kamus keperawatan. Jakarta : EGC.

Ennis, R. H. (1996). Critical thinking. New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Plomp, T. (1997). Educational and training system design. Enschede. The Netherlands: University of Twente.

Nieveen, N. (1999). Prototyping to reach product quality. In Jan Van den Akker, R.M. Branch, K. Gustafson, N. Nieven & Tj. Plomp (Eds). Design approaches and tools in education and training, 125-135.

Chukwuyenum, A.N. (2013). Impact of critical thinking on performance in mathematics among senior secondary school students in Lagos State. IOSR Journal of Research & Method in Education, 3 (5), 18-25.

Published

23-07-2019

How to Cite

Setiana, D. S. (2019). MENSTIMULASI BERPIKIR KRITIS MELALUI PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 5(1), 15–22. https://doi.org/10.30738/jst.v5i1.3989

Issue

Section

Artikel

Citation Check