PENDIDIKAN POLITIK UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PENGAWASAN MASYARAKAT

Penulis

  • Dina Nur Hidayati Bawaslu Klaten

Abstrak

ABSTRAK

Pendidikan politik merupakan upaya untuk membentuk individu yang sadar terhadap politik dan mampu menjalankan peran dalam dunia politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pendidikan politik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu tingkat Kabupaten dapat menumbuhkan rasa keinginan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan pemilu dengan cara membentuk desa pengawasan. Data penelitian diperoleh melalui observasi ,kesediaan informan menjawab kuesioner dan juga studi literatur yang relevan dengan permasalahan penelitian. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan keinginan masyarakat dalam berpartisipasi dalam pengawasan pemilu belum efektif. Selanjutnya, pendidikan politik melalui pembentukan desa pengawasan belum memberi dampak yang signifikan terhadap pelaksanaan partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Melalui penelitian ini, peneliti menyarankan  perlunya pelaksanaan pendampingan terhadap desa pengawasan yang telah dibentuk secara berkelanjutan. Perlunya kerjasama antara penyelenggara pemilu, pemerintah dan stakeholder untuk mengoptimalkan peran setiap masyarakat untuk ikut aktif dalam partisipasi pengewasan guna tercapainya demokrasi dan tujuan pemilu yang sesungguhnya.

 

Kata kunci: Pendidikan, politik, pertisipasi, masyarakat

 

ABSTRACT

Political education is an effort to form individuals who are aware of politics and able to play a role in politics. This study aims to determine the extent to which political education carried out by district-level election organizers can foster a sense of community desire to participate in conducting election supervision by forming a village of supervision. The research data were obtained through observation, the willingness of the informants to answer the questionnaire and also the study of literature relevant to the research problem. Data were then analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of the study indicate that the public's desire to participate in election supervision has not been effective. Furthermore, political education through the formation of supervisory villages has not had a significant impact on the implementation of community participation in supervision. Through this research, the researcher suggests the need to provide assistance to village supervision that has been formed in a sustainable manner. The need for cooperation between the election organizers, the government and stakeholders to optimize the role of each community to participate actively in the participation of the supervising in order to achieve democracy and the true objectives of the election.

 

Keywords: Education, politics, participation, society

Referensi

Daftar Pustaka

Adi, Isbandi rukminto. 2007. Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan masyarakat. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi VI, Jakarta : PT Rineka Cipta, 2006.

Affandi, Muchtar. 1971. Ilmu-llmu Kenegaraan Suatu Studi Perbandingan, Bandung: Alumni.

Elly Hasan Sadeli. Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membina Melek Politik Siswa SMA Negeri 2 Purwokerto . Jurnal Sosiohumaniora Volume 2 Nomor 1, Januari 2016

H.A.R Tilaar.2009. Kekuasaan dan Pendidikan: Kajian Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan. Jakarta: Rinika Cipta

http://bayuberbagiilmu21.blogspot.com/2013/03/pengawasan-controlling.html

https://media.neliti.com/media/publications/1123-ID-entingnya-pendidikan-politik-generasi-muda-terhadap-pelaksanaan-partisipasi-poli.pdf (jurnal)

https://mediaindonesia.com/read/detail/271224-bawaslu-klaten-luncurkan-tiga-desa-pengawasan

http://www.berdesa.com/definisi-desa-menurut-berbagai-ahli/

Kantaprawira Rusadi, 2004. Sistem Politik Indonesia,Suatu Model Pengantar,Edisi Revisi, , Bandung : Sinar baru Algensindo

Kartini Kartono. 1990. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung : Mandar Maju.

Morissan. 2005:17. Hukum Tata Negara Era Reformasi. Jakarta: Ramdina Prakarsa.

Perludem. Evaluasi Pilkada Serentak 2015. Jurnal Pemilu dan demokrasi. Jurnal#8. April 2016

Poerwadarminta W.J.S. 1986. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Rohmat, Amarru Muftie Holish, Iqbal Syariefudin. Pengaruh Pendidikan Politik dan Demokrasi Bagi Generasi Muda Terhadap Tingkat Partisipasi Pelaksanaan Pemilihan Umum. Journal.unnes.ic.id/sju/index/php/nch. Volume 4 Nomor 3 Tahun 2018, 1191-1204

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta

Sunarso. (2007). Pendidikan Politik dan Politik Pendidikan. Jurnal Civics, Vol.4, No.2

Diterbitkan

2020-03-12