Manajemen Sinkronisasi Kurikulum Pada Program Keahlian Kuliner Dalam Memenuhi Kebutuhan Industri di SMK Negeri 4 Yogyakarta

Penulis

  • HERMIN SURYAWATI Hermin Suryawati SMK Negeri 4 Yogyakarta herminsuryawati@gmail .com

Abstrak

Abstrak: Pendidikan Kejuruan khususnya SMK saat ini masih menghadapi berbagai masalah salah satunya adalah masih tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK yang disebabkan karena skill dan kemampuan tidak sesuai dengan standar kebutuhan industri. Dalam rangka mempersiapkan lulusan SMK yang memenuhi standar industri maka lulusan SMK perlu memperbaiki dan meningkatkan kualitas serta ketrampilan yang dibutuhkan di dunia industri. Oleh karena itu perlu adanya penyelarasan atau sinkronisasi kurikulum  secara efektif dengan dunia industri. Hal ini akan menjembatani kesenjangan antara sekolah dengan dunia industri. Berdasarkan pemaparan fenomena diatas maka, tujuan dari penelitian ini  untuk  1)  mengetahui perencanaan sinkronisasi kurikulum dalam memenuhi kebutuhan industri, 2) mengetahui pengorganisasian  sinkronisasi kurikulum dalam memenuhi kebutuhan industri , 3) mengetahui pelaksanaan sinkronisasi kurikulum dalam memenuhi kebutuhan industri dan 4) mengetahui pengevaluasi sinkronisasi kurikulum dalam memenuhi kebutuhan industri .Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis diskriptif. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumen. Berdasarkan hasil penelitian didapat manajemen sinkronisasi kurikulum di SMK Negeri 4 sudah berjalan dengan baik .

Kata kunci: manajemen , kurikulum, dunia industri

 

Abstract : Vocational Education, especially Vocational Schools, is currently still facing various problems, one of which is the high unemployment rate of SMK graduates due to skills and abilities that are not in accordance with industry needs. In order to prepare vocational graduates who meet industry standards, vocational graduates need to improve and improve the quality and skills needed in the industrial world. Therefore there is a need for effective alignment or synchronization of the curriculum with the industrial world. This will bridge the gap between the school and the industrial world. Based on the explanation of the above phenomena, the purpose of this study is to 1) find out curriculum synchronization planning in meeting industry needs, 2) know the organization of curriculum synchronization in meeting industry needs, 3) know the implementation of curriculum synchronization in meeting industry needs and 4) know the evaluation of curriculum synchronization in meeting the needs of the industry. This research uses qualitative research with descriptive analysis. Data collection method by interview and document. Based on the results of the study, the curriculum synchronization management in State Vocational 4 has been going well.

Keywords: management, curriculum, industry world

Biografi Penulis

HERMIN SURYAWATI, Hermin Suryawati SMK Negeri 4 Yogyakarta herminsuryawati@gmail .com

Hermin Suryawati

Guru Program keahlian Kuliner di SMK Negeri 4 Yogyakarta

Referensi

Afan, M. , Rizky, M., (2018). Perkembangan kurikulum pendidikan vokasional berbasis pada kebutuhan dunia industri. Diakses dari https://osf.io/preprints/inarxiv/mzan8/ pada hari Senin, tanggal 17 Februari 2020 jam 10. 21 WIB

Azwar, S. (2015). Metodologi penelitian. Yogyakarta. Pustaka Pelajar, Hal. 91

Bahru, dkk . (2019). Analisis potensi dan demand pekerja lulusan SMK menurut bidang keahlian Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta

Lestari B, Pardimin . (2019). Manajemen kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan SMK. Media Manajemen Pendidikan jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/mmp 101

Indriaturrahmi dan Sudiyatno. (2016). Peran dunia usaha dan dunia industri dalam penyelenggaraan SMK berbasis kearifan lokal di kota Mataram. Jurnal Pendidikan Vokasi, 6(2): 162-172.

Iriani, D. S., & Soeharto. (2015). Evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri siswa kompetensi keahlian jasa boga SMK N 3 Purworejo. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 22(3), 274–290.

Moleong, Lexy J., 2006, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya

Noerlitasari,Triwoelandari, R, Attadib, M. F. (2018). Manajemen kurikulum dan embelajaran SD solihuddin school Thailand. Journal Of Elementary Education, Vol. 2 (1),

Permana, J. (2016). Sinkronisasi kurikulum : Studi kasus kurikulum program keahlian teknik instalasi tenaga listrik terhadap kebutuhan di dunia usaha atau industri (Du/Di). Jurnal Tehnik Elektro, Vol. 05 No. 03,777 - 783

Sandu ,S.,Sodik,M.A.( 2015) . Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta.

Subiantoro M,D,& Karwanto. (2016). Manajemen kurikulum berbasis entrepreneurship di SMA muhammadiyah 9 Surabaya. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 Hal. 55-67

Sugiyono. 2011. Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta

Sista ,T,R. (2017). Implementasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan (Studi Kasus di SMK Migas Cepu). Jurnal Educan Vol. 01, No. 01

Tohirin , ( 2016 ). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan dan bimbingan konseling. Jakarta.Raja Grafindo Persada.Hal 26

Wageyanto, (2013). Sinkronisasi kurikulum dalam pencapaian tujuan kurikulum program keahlian produksi grafika SMK negeri 4 Malang. Jurnal Pendidikan; Vol. 1, No. 1; Januari 2013; 61-67

Wibowo, N. (2016). Upaya memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan Sekolah menengah kejuruan dengan tuntutan dunia industri. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 23(1).

Diterbitkan

2020-03-16