Analisis Wacana Interaksi Guru dan Siswa Berdasarkan Ajaran Tamansiswa di Smk Muhammadiyah Prambanan

Penulis

  • Soimah Soimah UST

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis fitur interaksi yang digunakan oleh guru selama proses belajar mengajar kelas x di SMK Muhammadiyah Prambanan berdasarkan ajaran Tamansiswa. Penelitian ini merupakan kualitatif yang menggunakan teori analisis wacana . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi kelas dan rekaman video selama proses belajar mengajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teori SETT framework oleh Walsh (2006). Hasil analisis data menunjukan bahwa fitur interaksi yang digunakan oleh guru meliputi: klarifikasi (clarification), komentar (comment), dan perancah (scaffolding). Berdasarkan analisis dan pembahasan hasil penelitian, disimpulkan bahwa interaksi guru dan siswa di kelas menunjukan percakapan yang menerapkan Tri-Ko sebagai tujuan merdeka belajar berdasarkan ajaran Tamansiswa.  Penerapan Tri-Ko meliputi  : kooperatif, konsultatatif, dan korektif. Adapun pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa : kooperatif  dimana siswa dituntut untuk saling bekerjasama antar anggota kelompok yang satu dengan yang lain. Konsultatif dimana guru dan siswa saling tukar menukar pendapat berkaitan dengan materi pembelajaran.  Korektif dimana guru memberikan penjelesan pembelajaran atau perbaikan terhadap hal-hal yang dipandang belum memenuhi apa yang diharapkan dalam keseluruhan proses pembelajaran.

Referensi

Brwon, H. D. (2001). Teaching in priciples. An Interactive Approach to Language.

Dewantara, Ki Hadjar, Bagian Pertama: Pendidikan, Cet: 3 Yogyakarta: MLPTS, 2004.

Neuman, W. (2003). Social research methods, qualitative and quantitative approaches (3rd ed). Boston: Allyn and Bacon.

Prasetyo, Y. (2010). Teacher-Students Interaction Pattern in the Eight Grade English Class at MTS. Raden Paku Wringunanom Gresik. A Thesis English Education Department, Faculty of Education and teacher Training.

Rivera. (2010). Authentic Oral Interaction in the EFL class: What It Means, What It Does not. Retrived Maret 25, 2019 from https://revistas.unal.edu.co/index.php/profile/article/view/13833/36806

Tuan, L.T. (2010). Theoritical Review on Oral Inetraction in EFL Classroom. Studies in Literature and Language Journal, Vol. 1, no. 4. Retrieved September 18, 2019 from http://www.cscanada.net%2Findex.php.

Walsh, S. (2006). Exploring Classroom Discourse Language in Action. London: Routladge.

Walsh, S. (2006). “Talking the Talk of the TESSOL, Classroom. “ETL. Journal.

Wasi‟ah, N. (2016). A Study of Teacher Talk in Clasroom Interaction at an Islamic Senior High school. OKARA Journal of Language and Literature/Vol. 1 th. 1.

Diterbitkan

2020-03-16