Implementasi Ajaran Tamansiswa Sistem Among Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Tunadaksa di SDLB

Penulis

  • laras cipto kurniati SLB Negeri 1 Bantul

Abstrak

Sistem among merupakan cara mendidik siswa secara kekeluargaan dan humanis. Menerapkan ajaran Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani dalam konteks implementasi di SDLB, sistem among diselaraskan dengan kurikulum 2013 yang bertujuan menumbuhkan rasa nyaman siswa terhadap guru dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dekriptif kuantatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian tindakan kelas dilaksanakan melalui proses beralur dari 4 tahap yaitu: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) observasi; 4) refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas berdasarkan refleksi yang dilakukan oleh guru. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan 2 siklus untuk melihat peningkatan motivasi belajar siswa. Dari analisis data diketahui bahwa setiap siklus terjadi peningkatan motivasi belajar siswa yang didukung pula dengan tes hasil belajar dan observasi yang cenderung mengalami peningkatan. Rata-rata motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 45.93% meningkat menjadi 52.5% masih pada kategori cukup, pada siklus II meningkat menjadi 62.5% pada kategori baik.

Kata kunci : sistem among, motivasi belajar, SDLB

Referensi

Aqila Smart. 2012. Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran & Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Kata Hati

Bartolomeus Samho. 2013. Emong Among Pamong: Visi Pendidikan Hadjar Dewantara. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

B. Boentarsono, Priyo Dwiarso, R. Suharto, Bitus Iswantu, Masidi & R. Bambang Widodo, dkk. 2018. Badan Perjuangan Kebudayaan & Pembangunan Masyarakat: Buku Saku Tamansiswa. UST-Press: Yogyakarta

Catur Retno S, Ahmad Tauful R, Yurista Prestika. (2019). Penerapan Sistem Among di Sekolah Dasar: Prossiding Seminar Nasional PGSD, 97-101.

Craig A. Mertler. 2014. Penelitian Tindakan Kelas: Meningkatkan Sekolah dan Memberdayakan Pendidik. Jakarta: PT. Indeks.

Daryanto. 2018. Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Tindakan Sekolah: Beserta contoh-contohnya. Yogyakarta: Penerbit Gava media

E. Mulyasa. 2015. Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Eveline Siregar & Hartini Nara. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Wijaya Kusumah & Dedi Dwitagama. (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Indeks.

File Tambahan

Diterbitkan

2020-03-17