Pengaruh Sikap Pluralis Terhadap Nilai-nilai Pendidikan Agama Katolik Siswa-siswi Di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta

Penulis

  • Klaudius Himang Mahasiswa Pascasarjana UST

Abstrak

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan adakah pengaruh sikap pluralis siswa-siswi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga keberagaman dalam menanamkan dan melaksanakan nilai-nilai pendidikan agama katolik baik di sekolah maupun di masyarakat; (2) untuk melihat adakah pengaruh nilai-nilai sikap pluralis siswa-siswi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta yang mencakup aspek kognitif, aspek afektif dan aspek konatif terhadap nilai-nilai pendidikan agama katolik di sekolah. Nilai-nilai sikap pluralis dan pendidikan agama yang diteliti mencakup aspek kognitif (berpikir), aspek afektif (perasaan/emosional) dan aspek konatif (bertindak). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket. Sumber utama penelitian ini adalah siswa-siswa SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta kelas VIIIA. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya pengaruh sikap pluralis siswa-siswi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga keberagaman dalam menanankan dan melaksanakan nilai-nilai pendidikan agama katolik baik di sekolah maupun di masyarakat; (2) adanya adakah pengaruh nilai-nilai sikap pluralis siswa-siswi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta yang mencakup aspek kognitif, aspek afektif dan aspek konatif terhadap nilai-nilai pendidikan agama katolik di sekolah.

Kata kunci: sikap pluralis, pendidikan agama, nilai-nilai pendidikan agama katolik

Referensi

Daftar Pustaka

Alexander Hendra Dwi A. (2016). Peran Pendidikan Agama Katolik di dalam Mengembangkan Nilai-Nilai Inklusivitas Siswa-siswi Katolik Di SMU Negeri Yogyakarta. Dalam Jurnal Widya dharma: Jurnal Kependidikan. Vol 28, No 2. (https://ejournal.usd.ac.id/index.php/WidyaDharma/article/view/903/712).

Dapiyanta, F.X. (2008). Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di Sekolah. Bahan Ajar untuk mahasiswa IPPAK Universitas Sanata Dharma

Groome, T. H. (1991). Sharing faith: A comprehensive approach to religious education and pastoral ministry. San Fransisco, CA: Harper.

Konsili Vatikan II. (2012). Dokumen Konsili Vatikan II. (Hardawiryawan R, SJ. Penerjemah). Jakarta: Obor. (Dokumen asli diterbitkan tahun 1966).

Riduwan. (2013). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Rukiyanto, A. B. SJ. (ed.) (2012). Pewartaan di Zaman Global. Yogyakarta: Kanisius.

Salim, Hairus, dan Najib Kaelani. (2011). Politik ruang publik sekolah: Negosiasi dan resistensi di SMUN di Yogyakarta. Dalam Salim dkk, Serial Monograf Praktik Pluralisme. Yogyakarta: CRCS UGM.

Sudiarja, A. (2014). Pendidikan Dalam Tantangan Zaman. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhadi, dkk. (2014). Politik pendidikan agama, kurikulum 2013 dan ruang publik sekolah. Dalam suhadi, dkk, Serial Laporan Kehidupan Beragama di Indonesia. Yogyakarta: CRCS-UGM.

Sumartana, Th. dkk. (2001). Pluralisme, Konflik dan Pendidikan Agama di Indonesia. Yogyakarta: Interfidei.

Yusuf, M. dan Sterkens, C. (2014). Pendidikan Agama di sekolah berbasis agama serta pengaruh negara dan organisasi keagamaan pada kebijakan sekolahâ€. Dalam Jurnal Masyarakat Indonesia, Vol. 1, hlm. 18-33.

Diterbitkan

2020-03-19