Manajemen Pembelajaran Simulasi Dan Komunikasi Digital Pada Program Keahlian Kuliner

Penulis

  • Nani Nurwati SMK Negeri 4 Yogyakarta

Abstrak

Abstrak: Penelitian bertujuan menganalisa manajemen pembelajaran simulasi dan komunikasi digital yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan evaluasi dari proses pembelajaran simulasi dan komunikasi digital pada program keahlian kuliner. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi menjelaskan pengalaman-pengalaman tentang apa yang dialami pelaku pembelajaran dalam interaksinya selama pembelajaran berlangsung. Subjek dari penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, bidang sarana dan prasarana, guru simulasi dan komunikasi digital, guru-guru produktif kuliner, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui interview, observasi selama pembelajaran, dan dokumen-dokumen yang mendukung penelitian ini. Data dianalisa menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengurangan data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran simulasi dan komunikasi digital yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan evaluasi sangat mendukung dalam mata pelajaran produktif yang berada di program keahlian kuliner. Aspek perencanaan meliputi perencanaan guru dan perangkat pembelajaran. Pengorganisasian meliputi pengorganisasian pembelajaran di kelas. Pelaksanaan pembelajaran meliputi strategi dan langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan di kelas. Evalusi meliputi sikap, keterampilan dan pengetahuan. Materi pembelajaran simulasi dan komunikasi digital pada program kehalian kuliner sebagian besar  mendukung dalam mata pelajaran di produktif kuliner.

Kata kunci: pembelajaran, simulasi dan komunikasi digital, kuliner

 

Abstract : The research aims to analyze the management of simulation learning and digital communication which includes the functions of planning, organizing, implementing and evaluating the learning process of simulation and digital communication in culinary skills programs. The study uses descriptive qualitative methods with a phenomenological approach explaining experiences about what experienced learners in their interactions during learning takes place. The subjects of this study were vice principals in the fields of curriculum, facilities and infrastructure, simulation and digital communication teachers, culinary productive teachers, and students. Data collected through interviews, observations during learning, and documents that support this research. Data were analyzed using the Miles and Huberman model which included reducing data, presenting data, and making conclusions. The results of this study indicate that the management of simulation learning and digital communication which includes planning, organizing, implementing, and evaluating is very supportive in productive subjects that are in the culinary expertise program. Aspects of planning include teacher planning and learning tools. Organizing includes organizing learning in class. The implementation of learning includes strategies and learning steps taken in class. Validation includes attitudes, skills and knowledge. Simulated learning materials and digital communication on culinary safety programs mostly support in subjects in culinary earning.

Keywords: learning, simulation and digital communication, culinary

Biografi Penulis

Nani Nurwati, SMK Negeri 4 Yogyakarta

Guru Tata Boga SMK Negeri 4 Yogyakarta

Referensi

Daftar Pustaka

Muhajir, N. 1989. Metodologi Penelitian Kuliatatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Nazarudin, Mgs. 2007. Manajemen Pembelajaran Implementasi Konsep, Karakteristik, dan Metodologi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum. Yogyakarta : Teras

Ratih, C.K., Priyadi, I.P, Nugroho, H.A., Tiharapitra, A., Djokosumbogo, B., Karyana. 2017. Simulasi dan Komunikasi Digital. Jakarta : Kemdikbud

Moeloeng, L. J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung : Remaja Rosdakarya

Mulyasa, E. 2015. Implemtasi Kurikulum 2013. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Nursanto, A. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta : Kencana Prenadamedia Group Danim, S. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Yoygakarta : Rake Sarasin

Hidayat, T.R. 2015. Pengembangan Modul Simulasi Digital Pada Mata Pelajaran Simulasi Digital (Simdig) Kelas X Teknik Audio Video Di SMK N 2 Depok. Yogyakarta : UNY

Sutrisno, Hasyim, A., Fitriawan, H. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis E-Learning Mata Pelajaran Simulasi Digital SMK Kabupaten Lampung Selatan. Bandar Lampung : FKIP Unila

Utami, P.,N.,D., Arsa, I.,P.,A., Nurhayata, I.,G. 2017. Hubungan Capaian Pembelajaran Teori Simulasi Digital Terhadap Kinerja Siswa Dalam Praktikum Simulasi Digital Pada Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video Kelas X Di SMK Negeri 3 Singaraja. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Volume 14, No. 2, Juli 2017, Hal : 210.

Purwanti, H. 2017. Manajemen Pengembangan Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Dalam Rangka Implemnetas Kurikulum 2013 pada SMK Negeri 4 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, Kependidikan dan Manajemen Pendidikan Tut Wuri Handayani, Volume 6 Nomor 10, halaman 1289-1301.

Lase, D. 2019. Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Sundermann. 9 November 2019, Halaman 28-43.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung :Alfabeta.

Diterbitkan

2020-03-19